Usulan mengenai penyelenggaraan menjadi ajang dua tahunan sudah muncul sejak bulan Februari lalu. Hal itu dilakukan agar PON bisa menjadi sarana untuk mencari bibit atlet dari daerah agar Indonesia bisa berprestasi di ajang internasional.
Dalam acara penutupan Kejuaraan Nasional Petanque 2017 di GOR Debes, Imam mengungkapkan mengenai penyelenggaraan yang akan berlangsung dua tahun sekali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlu diketahui juga kami sudah mengambil kebijakan bahwa PON akan digelar per dua tahun, bukan lagi empat tahun. Jadi nanti Papua yang pertama, berikutnya PON digelar dua tahun kemudian," ujar dia kemudian.
"Jadi jika Bali ingin menjadi tuan rumah PON berikutnya. Silakan ajukan," ajak dia.
Mengenai tradisi pembajakan atlet demi gengsi daerah, Imam mengungkapkan sedang mengambil langkah antisipasi. "Ini makanya kebijakannya sedang kami proses," kata dia.
(mcy/cas)











































