DetikSport
Rabu 04 Oktober 2017, 19:15 WIB

Bonus untuk Peraih Medali SEA Games dan Para Games 2017 Diserahkan Jumat Ini

Mercy Raya - detikSport
Bonus untuk Peraih Medali SEA Games dan Para Games 2017 Diserahkan Jumat Ini Foto: MASOC 2017
Jakarta - Usulan Presiden Joko Widodo untuk menyerahkan bonus kepada para peraih medali SEA Games dan ASEAN Para Games 2017 Kuala Lumpur sesegera mungkin diwujudkan. Pemerintah bakal membagikan secara simbolis Jumat pekan ini.

Pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp 100 miliar untuk mengapresiasi 191 peraih medali SEA Games dan 251 peraih medali ASEAN Para Games 2017. Bonus juga diberikan kepada barisan pelatih.

Peraih emas nomor individu diganjar bonus Rp 200 juta, untuk perah perak senilai Rp 100 juta, dan untuk penyumbang perunggu diberikan Rp 60 juta. Medali-medali dari nomor beregu dan tim/double bakal melewati perhitungan lebih lanjut.

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, mengatakan pemberian bonus digelar Jumat (6/10/2017). Penyerahan bonus dilakukan secara simbolis.

"Ya, Jumat (besok) acaranya," kata Isnanta kepada detikSport, Rabu (4/10/2017).

Isnanta sekaligus menginformasikan soal bonus Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk para peraih medali emas. Dia juga bilang bonus tak akan terlambat cair kendati penyerahan dilakukan secara simbolis.

"Tidak sekarang juga diumumkan. Kemungkinan sebelum natal karena kami harus berkoordinasi dengan Menpan-RB. Tapi yang bonus (uang) karena Bapak Jokowi (Joko Widodo) minta secepatnya ya maka kami rencanakan acara tersebut," Isnanta menjelaskan.

"Insya Allah bonus nggak (telat), karena ini kan sebetulnya sudah siap semua. Yang belum siap adalah waktu mengundangnya. Atlet-atlet kemarin setelah dari Istana ada yang sudah kembali ke kampungnya jika harus mengundang semua lagi ke Jakarta pada Jumat ini, kasihan toh. Tapi Insya Allah tidak telat," dia menjelaskan.

"Per detik ini masih ada selisih dua orang lagi yang harus diklarifikasi dari jumlah peraih medali emas. Bukan nomor rekening, tetapi data orang yang masih perlu validasi dari NPC karena dua sumber ada selisih dua orang. Intinya langsung cair tapi memang bertahap," ujar dia.



(mcy/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed