detiksport
Follow detikSport
Kamis, 05 Okt 2017 19:10 WIB

Stadion Akuatik Diklaim sebagai Venue Paling Ramah Disabilitas

Mercy Raya - detikSport
Foto: Rachman Haryanto/detikSport Foto: Rachman Haryanto/detikSport
Jakarta - Asian Para Games 2018 tak perlu khawatir menggelar cabang olahraga renang di kompleks Gelora Bung Karno (GBK). Kepala Proyek Pengelola Kawasan (PPK) venue akuatik, Anggoro Putra, menyebut Stadion Akuatik GBK sangat ramah untuk disabilitas.

Stadion Akuatik GBK direnovasi total menjelang Asian Games dan Asian Para Games 2018. Kolam utama dibongkark karena kedalam tak sesuai standar internasional. Atap dengan ilusi gelombang air juga jadi poin anyar.

Selain itu, Stadion Akuatik GBK akan ramah untuk atlet dan penonton difabel. Stadion itu dilengkapi dengan ramp di sisi bagian timur tribun.

"Kami sudah dikunjungi Bapak Okto (Raja Sapta Oktohari, Ketua INAPGOC) dan sudah dianggap sebagai stadion yang paling ramah dengan atlet difabel karena ada struktur ramp sehingga penyandang disabilitas bisa mengakses seluruh area dan tribun," kata Anggoro kepada detikSport pada Kamis (5/10/2017).

Tak hanya fasilitas pendukung akses ke seluruh area, venue akuatik juga dilengkapi area kosong berkapasitas 200-250 kursi roda. Adapun di bagian tribun bangunan yang masuk cagar budaya itu mampu menampung 30-40 penonton dengan kursi roda.

"Kami belum buat simulasi tapi ada 250 di sisi tribun baru. Jadi bisa menampung sekitar 300 bisa lah," sebut Anggoro.

Venue-venue di kawasan Gelora Bung Karno belakangan dianggap kurang ramah atlet difabel karena fasilitasnya yang tidak mendukung. Tidak hanya venue, wisma atlet di Kemayoran saja dianggap belum memenuhi standar itu.

Padahal, hitung mundur Asian Para Games 2018 dilaksanakan 6 Oktober nanti. Artinya, Indonesia hanya memiliki waktu kurang lebih 12 bulan untuk menyiapkan diri sebagai tuan rumah Asian Para Games.


(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed