Atletik menjadi salah satu cabang yang diproyeksikan meraih satu dari 20 medali emas yang ditargetkan Satuan Pelaksan Program Indonesia Emas (Satlak Prima) di Asian Games 2018.
Konsultan atletik Indonesia Harry Marra, yang juga pelatih atletik terbaik dunia 2016 IAAF, mengatakan peluang untuk memberikan emas itu ada. Nomor-nomor yang dinilainya berpeluang besar antara lain lompat jauh, 100 meter lari gawang, dan nomor lari estafet putra 4x100.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan, Maria bisa diproyeksikan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020," lanjutnya.
Meski demikian, bagi Marra, medali emas bukanlah target akhir. Tujuan dari semua perbaikan ini adalah bagaimana menciptakan atlet Indonesia menjadi yang terbaik.
"Ini adalah fondasi dasar menuju Asian Games atau Olimpiade. Apapun itu tujuannya yang penting fondasi ini. Ketika mereka turun di Asian Games, mereka bisa memberikan yang terbaik atau ketika mereka meraih rekor terbaik, itu bukan berarti negatif," kata dia.
Marra mengartikan bahwa proses menjadi bagian penting ketimbang hasil yang diperoleh. Hal itu pun diamini Sekretaris Jenderal PASI, Tigor Tanjung.
"Pada dasarnya PASI berprinsip harus lebih baik dari sebelumnya. Itu yang kami perjuangkan sekarang," kata Tigor ketika ditanya menyoal target Asian Games.
"Saya kira dalam pembinaan ini kita bicara soal menanam bukan memetik. Jika menanam baik maka memetiknya pun akan lebih mudah," ucap Tigor kemudian.
(mcy/nds)










































