detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 23 Okt 2017 18:55 WIB

Terkait Asian Games, KONI Gelar Pertemuan dengan Cabor

Mercy Raya - detikSport
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menggelar rapat dengan sejumlah cabang olahraga (cabor) untuk mengumpulkan bahan-bahan nomor potensi medali.

KONI, sebagai pengganti Satlak Prima, dapat limpahan tugas sebagai pengawas dan memonitor cabor menuju Asian Games 2018. Indonesia dipatok dengan target masuk 10 besar Asia dengan jumlah perolehan medali 15-20 keping emas.

Untuk mewujudkan target tersebut, KONI langsung melakukan percepatan-percepatan agar nomor cabor yang berpotensi medali bisa tertampung dengan baik.

"Pertemuan hari ini dengan cabor adalah menindaklanjuti arahan Sesmenpora (Gatot S. Dewa Broto) untuk melaksanakan percepatan-percepatan yang bisa dilakukan," kata Ketua KONI Tono Suratman ketika ditemui di Kantor KONI, Senin (23/10/2017).

"Salah satunya adalah membantu INASGOC (panitia penyelenggara Asian Games) untuk cabang-cabang yang diunggulkan tetapi belum masuk dalam 462 nomor yang digetok OCA (Dewan Olimpiade Asia/Olympic Council of Asia)," ucapnya.

Menurut Tono, hal ini penting untuk dilakukan mengingat OCA sendiri memberi tenggat waktu dua hari untuk bisa memutuskan nomor-nomor potensi apa saja yang akan diakomodir atau digeser.

Sejauh ini, baik INASGOC dan OCA telah menggetok 462 nomor event dari 40 cabang olahraga. Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta penambahan nomor pada tiga cabang olahraga yaitu panahan, panjat tebing, dan taekwondo.

"Dua hari ini nomor-nomor apa saja harus dikumpulkan ke OCA. Jadi tugas kami membantu dan memberikan solusi kepada INASGOC atas nama cabang-cabang olahraga. Dengan catatan tidak boleh lebih dari 462," ujar Tono menjelaskan.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 bidang Pembinaan Prestasi Olahraga KONI Suwarno mengatakan bahwa sejauh ini ada beberapa yang bersedia memberikan tempat untuk cabor-cabor potensial.

"Semisal tinju mereka menyampaikan mungkin bisa berpartisipasi 3 nomor, kemudian cabang bmx dua nomor. Ini kami masih menunggu karena setelah dihitung ada sekitar 12 nomor yang diolah," katanya.


(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed