Rencana tersebut disampaikan oleh Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim, di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (1/11/2017). Dia menjelaskan, potensi Daud bertemu Linares cukup besar karena Daud bertengger di peringkat kedua kelas ringan WBA.
"Pertarungan di bawah naungan badan tinju WBA yang paling realistis, mengingat Daud memiliki peringkat yang tinggi di badan tinju tersebut. Tapi, kami juga menjalin komunikasi dengan badan tinju WBC dan WBO. Jadi, semuanya masih mungkin," ucap pria yang karib disapa Simon ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daud akan kembali naik ring untuk memperebutkan sabuk juara dunia," ujar Okto.
Hingga kini, Mahkota Promotion terus melakukan komunikasi dengan tiga badan tinju dunia, antara lain WBA (World Boxing Association), WBO (World Boxing Organization), dan WBC (World Boxing Council). Prosesnya sendiri sudah mencapai 70-80 persen.
Daud terakhir kali bertarung pada 25 Maret 2017. Dia mengalahkan petinju Thailand, Campee Phayom, di OCBC Arena, Singapura.
(mcy/mfi)











































