Jakarta 10 K 2005
Juara Bertahan Urung Hadir
Senin, 30 Mei 2005 18:38 WIB
Jakarta - Untuk memperingati ulang tahun Jakarta ke-478, Pemda DKI kembali menggelar Jakarta 10 K. Namun kejuaraan kali ini tidak dihadiri oleh juara bertahan kelompok elite internasional. Jakarta 10 K 2005 mengambil tema "Run for Enjoy Jakarta" dan akan digelar Minggu, 26 Juni 2005. Penyelenggaraan kali ini mendatangkan 31 atlet mancanegara, namun karena bentrok dengan jadwal kejuaraan dunia yang akan digelar bulan Agustus juara bertahan di elite putra dan putri internasional tak bisa hadir. "Setiap atlet memiliki jadwal yang berbeda-beda. Ajang ini berbenturan jadwalnya dengan persiapan beberapa atlet menuju kejuaraan dunia di Helsinki seperti Sammy (Kiputro) dan Eunice (Jepkorir)," ucap Sekretaris Umum PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Tigor Tanjung dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Century Park, Senin (30/5/2005). Meskipun tak dihadiri oleh juara bertahan, Jakarta 10 K 2005 masih akan menarik karena akan diikuti oleh 31 atlet dari lima benua. Beberapa diantaranya adalah para atlet lari yang termasuk 50 besar dunia seperti Mitei Enock (Kenya), Sulle Martin (Tanzania), Eduardo Buenafista (Filipina) dan Lidya Grigorieva (Rusia). Jakarta 10 K 2005 juga masih akan diikuti oleh juara bertahan kelompok elite nasional putra dan putri, Jauhari Johan dan Triyaningsih. Selain dihadiri oleh para atlet lari dunia, dikatakan oleh ketua pelaksana, Taufik Yudi Mulyanto, ajang tahun ini menarik karena menyediakan hadiah yang lebih besar dari tahun sebelumnya. "Tahun ini kami menyediakan hadiah uang US$ 11,000 buat atlet internasional. Ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar US$ 10,000. Sementara buat atlet nasional hadiah (Rp 15,000,000) termasuk yang terbesar di Indonesia," tutur Yudhi. Untuk rute, Jakarta 10 K masih akan melalui rute Silang Monas Barat Daya - Jl MH Thamrin - Jl Sudirman -Semanggi - Jl Sudirman - Jl Thamrin - Silang Monas Barat Daya. "Rute ini telah diukur mengikuti standar internasional yang dikeluarkan oleh IAAF (International Associations Athletic Federations). Saat ini kami telah mendapatkan sertifikasi dari IAAF, dan dapat berlaku selama 5 tahun," ucap Tigor. Jakarta 10 K kembali akan digelar dalam tiga kategori yaitu profesional (elite internasional dan nasional) serta pelajar dan umum. Diakui oleh panitia, animo masyarakat untuk mengikuti ajang ini cukup besar, panpel sendiri memperkirakan ajang ini akan diikuti 25.000 peserta. (mel/)











































