DetikSport
Selasa 07 November 2017, 00:25 WIB

Belum Siap, Angkat Besi Batal Ikuti Kejuaraan Dunia di AS

Mercy Raya - detikSport
Belum Siap, Angkat Besi Batal Ikuti Kejuaraan Dunia di AS Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan meraih perak di SEA Games 2017 (Wahyu Putro A/Antara Foto)
Jakarta - Tim angkat besi batal mengikuti Kejuaraan Dunia di Amerika Serikat. Belum kembalinya perfoma para lifter menjadi penyebabnya.

Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2017 akan digelar di Anaheim, California, Amerika Serikat, 28 November - 5 Desember 2017. Namun, dalam prosesnya para atlet belum bisa kembali ke peak perfomance-nya lantaran sebelumnya mereka lebih dulu mengikuti beberapa ajang lain.

Selain tampil di SEA Games 2017, tim angkat besi juga berbagi peran untuk turun di Universiade pada 19-30 Agustus 2017. Selepas dua event itu, beberapa lifter kemudian diikutsertakan pada Asian Indoor and Martial Art Games (AIMAG) 2017 di Ashgabat, Turkmenistan, 7-27 September lalu.

Padatnya jadwal yang diikuti atlet membuat mereka kesulitan untuk mengembalikan kondisinya. Terlebih lagi, pelatnas angkat besi pun baru benar-benar digelar tiga pekan karena tempat latihan di bekas Pasukan Marinir (Pasmar 2) di Jl. Kwini Raya, Jakarta Pusat, No. 6. baru beres direnovasi.

"Kejuaraan Dunia sih tetap jalan, tapi kami yang tidak mengirim," kata manajer tim angkat besi, Dirdja Wihardja, kepada detikSport, Senin (6/11/2017).

"Kemarin ada Islamic Solidarity Games, Universiade, SEA Games, performance-nya kurang bagus. Persiapan pelatnas juga baru jalan tiga pekan jadi tidak semua atlet siap untuk turun. Jika memaksa turun pun juga percuma jika angkatan kurang bagus," ujar Dirdja.

Menurut Dirdja, tidak mengikuti Kejuaraan Dunia tahun ini tak masalah karena belum masuk dalam perhitungan poin untuk Olimpiade 2020 Tokyo.

"Nanti mulai tahun depan akan ada prioritas karena ada Kejuaraan Asia dan Kejuaraan Dunia. Baru kita akan kirim atlet ke sana," kata dia.

Dirdja mengatakan, keputusan ini sudah diketahui oleh para lifter. Kebetulan pada bulan yang sama akan ada Kejuaraan Nasional Angkat Besi 2017 di Riau, sehingga beberapa atlet akan turun di ajang itu.

Hal serupa diungkapkan oleh lifter I Ketut Ariana. Dia sebenarnya bisa saja turun di Kejuaraan Dunia, namun tak yakin hasilnya bakal maksimal.

"Tahun ini multievent sangat padat jadi atlet yang siap hanya beberapa saja. Kemungkinan lifter-lifter putri saja yang siap. Sementara lifter putra hanya Deni, sementara saya dan yang lainnya baru selesai Asian Indoor and Martial Art Games 2017," kata I Ketut Ariana.

"Saya jika disuruh turun ya siap-siap saja cuma performanya tidak sampai puncak. Karena saat ini latihan saja baru masuk persiapan umum. Artinya baru pengembalian power dan feeling. Pengangkatan sudah tapi hanya 80 persen, kemungkinan kembalinya pada Februari 2018," kata dia.



(mcy/mfi)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed