DetikSport
Rabu 08 November 2017, 17:07 WIB

Di Asian Games 2018, Karate Targetkan Satu Emas

Mercy Raya - detikSport
Di Asian Games 2018, Karate Targetkan Satu Emas Pelatnas Karate (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB FORKI) menargetkan satu medali emas di Asian Games 2018. Target itu dinilai realistis.

Tim karate Indonesia pulang dari SEA Games 2017 dengan membawa 13 medali. Pelatnas kemudian langsung digeber di kawasan Permata Hijau dengan diikuti 16 atlet dengan sedikit perubahan komposisi. Nama Hendro dan Suryadi tidak ada di dalam tim Asian Games.

"Ada perubahan dari skuat kemarin tapi cuma sedikit. Seperti atlet kata beregu kan tidak ada karena memang tidak ada kelasnya. Kemudian Hendro dan Suryadi, itu juga tidak ada karena melihat perfomance di SEA Games kemarin. Ya banyak faktor lah perubahan ini," kata pelatih nasional karate Philip King di pelatnas karate, di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Pada Asian Games 2018, karate akan mempertandingkan 12 nomor. Philip menyebut satu medali emas ditargetkan untuk diraih.

"Dua-duanya ada kans. Kami tak pernah membedakan kata atau kumite. Tetapi sejak awal target kami 1 emas. Itu harga mati karena ini olahraga tidak terukur," ucapnya.

Demi mewujudkan itu, Philip sudah menyiapkan 16 uji coba dari 25 November sampai 19 Juli. Persiapan untuk Asian Games ini sekaligus bertujuan meningkatkan peringkat para karateka Indonesia menuju Olimpiade 2020.

"Sekitar bulan Juli sampai menjelang Asian Games, kami juga berencana untuk mengundang karateka-karateka Eropa untuk melakukan uji tanding bersama kami di Indonesia. Karateka ini harus yang sudah pernah mengalahkan karateka-karateka Asia, supaya tim juga bisa mengukur kemampuannya sampai dimana," ujar Philip.

Menuju Olimpiade

Bicara lebih lanjut mengenai persiapan menuju Olimpiade 2020, Philip menegaskan pentingnya para karateka Indonesia meningkatkan peringkat. Untuk itulah sejumlah ajang harus diikuti.

"Karena kalau tidak ikut tentu peringkatnya ikut turun. Kami tidak ingin seperti itu. Toh persiapan ini juga untuk Asian Games 2018," kata Philip.

Untuk itulah, kata Philip, pemerintah harus memberikan dukungan sebaik mungkin dalam bentuk pemberian anggaran. Toh hal itu dilakukan sebagai persiapan untuk Asian Games 2018 sekaligus menuju Olimpiade 2020.

"Tidak usah melihat 23 eventnya, sampai menuju Asian Games kami ada 16 event series WKF (World Karate Federation). Mereka (pemerintah) sanggup tidak membiayai itu semua? Pasti memilih mana yang mau prioritas. Tapi (kami kembalikan lagi) mau medali tidak. Ini semua tim-tim Asia Tenggara saja ikut series ini lho," tuturnya.




(mcy/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed