Pasca SEAG 2005, Atlet Indonesia Bangkit Dieliminasi

Pasca SEAG 2005, Atlet Indonesia Bangkit Dieliminasi

- Sport
Rabu, 01 Jun 2005 21:17 WIB
Jakarta - Atlet-atlet yang tergabung dalam program Indonesia Bangkit harus bersiap diri setelah mengikuti SEA Games 2005. Pasalnya sebagian akan tereliminasi. Ketua Program Indonesia Bangkit (IB), Djoko Pramono membuat pernyataan penting mengenai program ekslusif Indonesia Bangkit yang ditargetkan meraih medali di Asia Games 2006 di Qatar. Djoko mengumumkan bahwa atlet IB yang gagal berprestasi di SEAG XXIII di Manila pada November mendatang maka akan dicoret dari program IB. "IB ini adalah program berkelanjutan, tidak sembarangan atlet bisa masuk.Mereka harus mengikuti tahapan dan pelatihan yang khusus. Jika mereka gagal berarti mereka tidak layak duduk di program ini," ujar Djoko usai evaluasi laporan perkembangan program IB di KONI Pusat, Rabu (1/6/2005). Setelah dieliminasi maka tim inti Indonesia Bangkit terbentuk dan rencananya akan meneruskan pelatnas di luar negeri. Pemilihan pelatnas di luar dikarenakan kompetisi di sana lebih ketat dan kualitas fasilitas yang lebih menunjang. Sementara itu menanggapi laporan selama setahun Indonesia Bangkit, Djoko mengaku kurang puas. Pasalnya, hanya satu cabang yang memberikan prestasi bagus yakni balap sepeda. Tak ada satupun atletnya yang tergeser di Indonesia Bangkit. Terbukti di PON 2004 atlet balap sepeda IB mendapat 5 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu. Bahkan pembalap Indonesia bisa bicara banyak di kelas dunia. Dari 12 cabang yang masuk program IB, yang mendapatkan hasil peningkatan baik adalah 6 cabang diantaranya bulutangkis. Yang meningkat cukup, 5 cabang seperti angkat besi, atletik dan karate. Kesimpulannya cabang yang berpotensi memenuhi targetnya di Asian Games adalah balap sepeda, bulutangkis, catur, layar, taekwondo dan voli pantai. Sedangkan atletik, angkat besi, karate, menembak, panahan dan tenis bisa dibilang belum menjanjikan. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads