Sambut Asian Games 2018, Jakabaring Akan Dilengkapi Detektor Nuklir

Sambut Asian Games 2018, Jakabaring Akan Dilengkapi Detektor Nuklir

Raja Adil Siregar - Sport
Kamis, 16 Nov 2017 17:39 WIB
Sambut Asian Games 2018, Jakabaring Akan Dilengkapi Detektor Nuklir
Foto: Raja Adil Siregar/detikSport
Jakarta - Palembang terus menggenjot persiapan menyambut Asian Games 2018. Salah satunya, akan memasang detektor nuklir di kompleks olahraga Jakabaring.

Panitia penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) dan pihak keamanan memasang detektor nuklir di kampung atlet dan venue pertandingan.

"Alasannya, karena tujuan pelaku teror menargetkan koban sebanyak-banyaknya korban dan kita sebagai pihak terkait akan meningkatkan keamanan untuk menjamin keselamatan atlet dan tamu negara," terang Zulkarnain, Kasub Direktorat Ketekhnikan dan Kesiagaan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) di Hotel Santika Palembang, Kamis (16/11/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau ancaman bom biasanya menggunakan gotri atau paku untuk melukai korbannya, tapi sekarang sudah ada kecenderungan lain mereka menggunakan radio aktif yg mengandung radiasi tinggi dan berdampak pada kesehatan, baik berupa zat cair, zat padat, gas dan serbuk. Dimana yang paling bahaya adalah menggunakan serbuk, karena dapat terbawa angin dan berdampak luas," Zulkarnain menambahkan.

"Kita sebagai badan pengawas nuklir akan menempatkan detektor di beberapa venue dan penginapan atlet. Detektor ini khusus untuk mendeteksi radio aktif yang berada di sekitar dengan radius tertentu," dia membeberkan.

Senada, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, Ahmad Yusuf Wibowo, mengatakan pemasangan detektor nuklir di beberapa titik itu sebagai bentuk antisipasi dan menambah keselamatan atlet saat berada di Palembang. Tetapi, pemasangan alat pendeteksi ini nantinya tidak hanya dilakukan di venue dan penginapan saja.

"Yang paling utama memang di venue dan wisma atlet, tapi lebih dari itu kita akan pasang juga di hotel-hotel tempat menginap tamu dari negara lain. Keamanan ini paling utama karena menjaga martabat kita sebagai penyelenggara," kata Yusuf.

Pemasangan detektor akan didahului dengan peninjauan dan menghitung titik-titik lokasi pemasangan. Itu untuk memastikan jumlah personel keamanan dan berapa jumlah alat detektor yang akan digunakan.

"Sekarang sudah mulai dilakukan pengecekan sampai H-7, untuk pemasangan dilakukan pada H-3 sampai H+3 pelaksanaan Asian Games," ujar dia.


(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads