DetikSport
Kamis 16 November 2017, 20:10 WIB

Pencairan Anggaran Uji Coba Karate ke Jepang Masih Gelap

Mercy Raya - detikSport
Pencairan Anggaran Uji Coba Karate ke Jepang Masih Gelap Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
Jakarta - Pelatnas karate belum mendapatkan kejelasan biaya uji coba ke Jepang. Padahal, mereka berangkat pada 22 November.

Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) menyiapkan 16 agenda menuju Asian Games 2018. Salah satunya tampil pada World Premier League (WPL), yang merupakan agenda resmi World Karater Federation di Okinawa, Jepang, 25-26 November.

FORKI sudah menyerahkan proposal itu jauh-jauh hari. Oleh Kemenpora proposal itu baru selesai diverifikasi hari ini. Padahal, sesuai prosedur, hasil verifikasi itu masih melewati proses di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan biasanya memakan waktu lima hari kerja.

"Kami akan berangkat Rabu pekan depan, jika masih menunggu lima hari dipotong waktu libur artinya baru cair Kamis pekan depan. Ya kami belum tahu seperti apa, harapannya bisa segera," kata pelatih nasional karate, Philip King, kepada detikSport, Kamis (16/11/2017).

Bertolak ke Okinawa, kontingen Indonesia akan berkekuatan sembilan orang yang terdiri dari enam atlet, dua pelatih, serta satu manajer. Sedangkan total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 400 juta.

"Kami mengerti birokrasi tentunya dengan tidak adanya Prima diharapkan bisa mempercepat semua. Cuma saat ini kami deg-degan seperti biasa. Jika cair Senin pekan depan berarti bagus/ada percepatan. Jadi kita tunggu saja," dia mengungkapkan.


(mcy/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed