INASGOC melakukan pemanasan untuk menggelar Asian Games 2018 dengan mengadakan Forum Media. Agenda itu sebagai miniatur INASGOC saat menjamu 9.500 atlet, 3.500 media, 2.500 Dewan Olimpiade Asia (OCA), 5.500 delegasi teknis dari 45 negara pada 18 Agustus sampai 2 September.
Selain dengan peserta yang jauh lebih sedikit, Forum Media juga dilaksanakan dalam durasi yang lebih pendek, mulai 27-28 November 2017 di Jakarta dan Palembang. detikSport ambil bagian dalam Forum Media tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agenda utama menilik venue di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) batal karena, dari dugaan jurnalis, hujan. Tidak ada keterangan resmi soal pembatalan itu.
Setelah banyak waktu lowong, rombongan tiba-tiba diinstruksikan untuk menuju ke bandara Soekarno Hatta. Jadwal berikutnya terbang ke Palembang.
Foto: Fanny Octavianus/Antara |
"Sangat disayangkan karena setelah forum selesai, kami berkumpul di lobi karena kami berpikir akan melakukan kunjungan venue. Tetapi, rupanya tidak jadi dan langsung ke bandara," kata wartawan asal Pakistan, Shahid Saati, dari Harian Umum Vatan.
Dia juga menyayangkan tidak ada satu pun panitia yang memberikan penjelasan pembatalan kunjungan venue di kompleks GBK.
Panitia juga masih teledor dalam membagi jadwal penerbangan rombongan. Dengan jadwal penerbangan pukul 14.30, tapi panitia belum bisa daftar penerbangan hingga 30 menit dari jadwal.
Setibanya di Palembang, rombongan juga dibuat bingung karena pembagian grup tidak jelas. Begitu pula saat untuk penginapan.
Dalia, jurnalis Palestine TV, memaklumi ketidakrapian itu. Tapi, dia berharap agar INASGOC tak mengulangnya saat hari H di Games 2018 nanti.
"Saya sungguh tak sabar melihat secara langsung venue dan perhelatan Asian Games di sini. Kalian pertama kali menggelar Asian Games pada tahun 1962 dan itu sangat menarik dengan GBK sebagai lokasinya," Dalia mengungkapkan.
"Saya tidak dalam kapasitas mengkritik di sini, karena sejauh ini menurut saya persiapannya cukup baik. Tapi, kalian harus memiliki rencana yang bagus agar semua persiapan dan penyelenggaraan berjalan dengan lancar," kata dia kemudian.
Forum Jurnalis Pertanyakan Kewajiban Visa
Dari beberapa paparan dalam Forum Media tersebut, kewajiban atlet, ofisial, dan jurnalis menggunakan visa untuk masuk Indonesia paling menarik perhatian. Sebab, dalam Asian Games sebelumnya akreditasi sekaligus berfungsi sebagai visa.
Sebelumnya, Kepala Sub Direktorat Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), Hongky Juanda, mengatakan langkah itu menjadi langkah preventif menangkal teroris.
Foto: Fanny Octavianus/Antara |
Hongky berkukuh jika kewajiban membuat visa menjadi bagian dari aturan imigrasi Indonesia, meski dia menjamin akan tetap diberi kemudahan bagi yang mengajukan. Bahkan, visa tersebut nantinya akan berlaku selama enam bulan.
Direktur Broadcasting INASGOC, Linda Wahyudi, juga sepakat dengan jurnalis. Dia menilai masalah visa akan menjadi isu global karena dinilai menyulitkan para peserta.
"Media ini sudah banyak yang pada protes karena terlalu cepat akreditasi April, harusnya Juni lah minimal khususnya untuk yang broadcasting ya," kata Linda.
Benar sudah siap menjamu ribuan tamu nanti, INASGOC?
(mcy/fem)












































Foto: Fanny Octavianus/Antara
Foto: Fanny Octavianus/Antara