DetikSport
Kamis 07 Desember 2017, 19:59 WIB

Kejurnas Atletik

Atlet Berhijab Ini Berharap Emas Kejurnas Jadi Modal Masuk Skuat Asian Games

Mercy Raya - detikSport
Atlet Berhijab Ini Berharap Emas Kejurnas Jadi Modal Masuk Skuat Asian Games Nadia Anggraini usai meraih medali emas lompat tinggi pada Kejurnas Atletik 2017, di Stadion Rawamangun, Kamis (7/12/2017). (Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Atlet lompat tinggi, Nadia Anggraini, meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional 2017. Dia pun berharap menjadi skuat pelatnas ke Asian Games 2018.

Dalam perlombaan di Stadion Atletik, Rawamangun, Kamis (7/12/2017), Nadia berhasil mengungguli lawan-lawannya. Dengan membukukan lompatan setinggi 1,72 meter, Nadia meraih medali emas. Perak menjadi milik N.Md. Eppy dari Bali dengan lompatan 1,64 meter sedangkan perunggu direbut Dina Yuni dari Jawa Tengah dengan 1,55 meter.

Bagi Nadia, hasil di Kejurnas menjadi pembuktian kalau dia layak dipertimbangkan masuk skuat Asian Games 2018. Dia ingin membela Indonesia dalam pesta olahraga negara-negara Asia itu.

"Jadi, ini sebagai uji coba saja sekaligus memperbaiki teknik lompatan saya saat di SEA Games kemarin," kata Nadia ketika ditemui usai pengalungan medali.

"Tadi pun saya sendiri masih belum full karena masih menggunakan awalan setengah (lima langkah) belum yang full (8 langkah). Jadi memang di kejurnas sebenarnya pelatih tidak memberikan target. Beliau cuma ingin melihat teknik saya selepas SEA Games kemarin seperti apa ," ujar atlet berhijab itu.

Di Malaysia, Agustus lalu, Nadia tak berhasil menggondol medali setelah hanya mampu meraih peringkat lima dengan lompatan setinggi 1,75 meter. Selisih 0,08 cm dari para pesaingnya dari Vietnam, Singapura, dan Malaysia. Menurut Nadia, kekalahan kemarin selain karena usia yang lebih matang, secara teknik dan uji coba juga lebih daripada atlet Indonesia.

"Saat di SEA Games memang kemarin jelek banget larinya. Di atas mistarnya, langkah demi langkahnya. Nah, di Kejurnas ini saya dan pelatih punya misi membiasakan lari dengan langkah yang benar. Mungkin pelatih melihat atlet-atlet luar juga, jadi dia coba implementasikan kepada saya dengan metode yang baru,' ujar dia.

Hasilnya pun cukup membuat Nadia bangga. Walaupun program belum maksimal namun catatan lompatannya jika dibandingkan dengan SEA Games hanya selisih 0,03.

Selepas Kejuaraan Nasional 2017, Nadia akan masuk dalam latihan yang lebih spesifik. Sebab, dua bulan lagi dia akan kembali turun di test event Asian Games yang akan berlangsung Februari 2018. Di sana, mahasiswa semester akhir di Universitas Negeri Jakarta ini jurusan Penjaskes ini, ditargetkan untuk meraih medali.

"Kalau di test event tahun depan sepertinya sudah masuk di programnya dan pelatih memberikan target di ajang itu. Karena dia pasti ingin melihat hasil latihan saya selama empat bulan ini," ujarnya.

"PB PASI juga pastinya ingin mencari yang terbaik makanya saya akan berupaya untuk bisa mewujudkannya. Sebab, tahun depan PASI akan menambah atlet lagi," katanya.



(mcy/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed