DetikSport
Selasa 12 Desember 2017, 03:42 WIB

Sosialisasi Asian Games 2018 Segera Digenjot

Mercy Raya - detikSport
Sosialisasi Asian Games 2018 Segera Digenjot Foto: dok. INASGOC
Jakarta - Asian Games 2018 digelar delapan bulan lagi, tapi gaungnya belum terlalu terasa di Indonesia. INASGOC berjanji segera menggenjot promosi ajang multi-event ini.

Panitia Penyelenggara Asian Game 2018 (INASGOC) sejatinya telah mulai melakukan sosialisasi Asian Games sejak akhir Desember 2015 di berbagai kota di Indonesia. Bahkan untuk menunjang itu, pemerintah telah mengelontorkan biaya sekitar Rp 61 miliar yang sebagian diperuntukkan anggaran sosialisasi di enam kota besar pada 29-31 Desember 2015.

Namun hingga kini efeknya masih belum terasa. Di beberapa daerah, masyarakat masih belum mengetahui Asian Games akan digelar di Jakarta dan Palembang mulai 18 Agustus-2 September 2018.

Bahkan masih ada yang kesulitan membedakan antara Asian Games dengan SEA Games. Ketua INASGOC Erick Thohir mengakui masih ada tugas besar untuk lebih menggemakan Asian Games 2018.

"Promosi itu ada dua tipe. Jika dari udara kami banyak mempromosikan dari televisi, billboard, radio, dan event-event yang diselenggarakan," kata Erick menjelaskan dalam acara diskusi Laporan Akhir Tahun bertajuk Expose Publik bersama media di Jakarta, Senin (11/12/2017).

"Secara riset yang kami dapat beberapa bulan lalu, masyarakat banyak yang masih bingung dengan Asian Games dan ASEAN Games. Tapi kami terus berupaya untuk membedakan karena ini konotasinya yang mendalam," ujar dia kemudian.

Sementara untuk promosi fisik, Erick mengatakan, akan mengadakan torch relay yang ada di enam kota. Jumlah ini berkurang dari rencana sebelumnya yakni 14 kota.

"Tadinya kami ingin ada 14 kota tapi kami kurangi. Ini akan kami selenggarakan enam minggu sebelum Asian Games dan parade akan melewati lebih dari 10 ribu kilometer," Erick menjelaskan.
(mcy/raw)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed