"Kami bersama Pemprov Sumsel melakukan kolaborasi promosi dan sosialisasi jelang Asian Games 2018. Strateginya dengan memperbanyak event-event, khususnya di kota Palembang," kata Kabag Humas Pemkot Palembang, Amiruddin Sandy, kepada wartawan di Balai Kota Palembang Jalan Merdeka, Selasa (12/12/2017).
"Caranya dengan melibatkan pihak swasta dan pemerintah dalam mempromosikan," dia menambahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat itu juga banyak yang belum bisa membedakan apa itu Asian Games dan apa itu SEA Gemes yang pernah diselenggarakan beberapa tahun lalu," ujar Amiruddin.
"Inilah yang akan kami sampaikan pada masyarakat dengan sasaran utama kita adalah semua lapisan masyarakat, mulai dari pemuda, pelajar sampai budayawan dan komunitas yang tema utamanya terkait Asian Games, termasuk melalui media," mantan Sekretaris Camat Kalidoni itu menambahkan.
Selain Pemkot Palembang, Pemprov Sumsel sudah lebih dulu melakukan sosialisasi Asian Games. Perkenalan Asian Games dilakukan di kediaman Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, di Griya Agung, beberapa waktu lalu.
Test event, pemajangan maskot dan baliho juga dijadikan alat prmosi. Salah satunya di Taman Kambang Iwak, Stadion Utama Gelora Sriwijaya, Benteng Kuto Besak, simpang Charitas dan Simpang DPRD Sumsel.
Selain itu, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOG) telah melakukan sosialisasi di berbagai kota di Indonesia sejak tahun 2015 lalu. Bahkan untuk menunjang itu, pemerintah telah menggelontorkan Rp 61 miliar yamg diperuntukkan sebagai anggaran sosialiasi di enam kota besar di Indonesia.
(fem/fem)











































