DetikSport
Sabtu 16 Desember 2017, 19:54 WIB

Pertamina Eco Run, Lari Sehat Selamatkan Owa Jawa dan Tuntong Laut

Muhammad Idris - detikSport
Pertamina Eco Run, Lari Sehat Selamatkan Owa Jawa dan Tuntong Laut Foto: Muhammad Idris/detikcom
Jakarta - Suasana berbeda tampak di Pantai Festival Ancol, Jakarta Utara. Dari bibir pantai hingga ruas jalan menuju gerbang keluar, tempat wisata favorit warga Jakarta itu dipenuhi ribuan orang yang kompak mengenakan kaos biru dongker. Suasana semakin riuh dengan dentuman musik dari panggung yang berada di lapangan utama.

Sore itu, tercatat sebanyak 6.775 orang tengah mengikuti Eco Run 2017 yang digelar PT Pertamina (Persero) di Pantai Festival Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (16/12/2017). Ajang lari yang diselenggarakan dalam rangka peringatan ulang tahun ke-60 Pertamina tersebut merupakan tahun yang keempat sejak pertama kalinya digelar pada 2014.

Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik, mengatakan, antusiasme masyarakat pada gelaran Pertamina Eco Run tahun ini sangat luar biasa. Dengan tagline 'Lari Lestarikan Bumi', seluruh dana yang terkumpul dari pendaftaran peserta akan disumbangkan untuk konservasi Owa Jawa dan Tuntong Laut di Indonesia.

"Terdaftar untuk peserta 10K dan 5K sangat luar biasa. Saya mewakili Pertamina sangat berterima kasih kepada seluruh peserta yang ikut. Sesuai dengan tema, semua dana pendaftaran yang dibayarkan akan disumbangkan untuk Owa Jawa dan Tuntong Laut, dua spesies langka yang terancam punah," kata Massa di Lapangan Pantai Festival, Jakarta.

Menurutnya, penyelenggaraan Eco Fun sengaja digelar sore hari. Hal tersebut sesuai dengan semangat Pertamina yang melayani penyaluran energi tak kenal waktu. Selain di waktu tersebut, peserta lari juga bisa menikmati keindahan dan suasana berbeda di Pantai Ancol.

"Kenapa sore hari? Karena kami itu melayani seluruh masyarakat Indonesia 24 jam. Jelang sore hari kita masih bekerja memenuhi kebutuhan BBM seluruh negeri. Semoga peserta bisa menikmati lari di pinggir pantai, juga agar konsep Eco Run berbeda setiap tahunnya," ucap Massa.
 Pertamina Eco Run, Lari Sehat Selamatkan Owa Jawa dan Tuntong LautFoto: Muhammad Idris/detikcom

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, mengatakan, Pertamina Eco Run 2017 diikuti sebanyak 6.700 peserta lebih, atau melampaui target proyeksi awal peserta sebanyak 6.000

"Pada Eco Run 2017, jumlah peserta melampaui target dari proyeksi 6.000 peserta," ujar Adiatma.

Menurutnya, Pertamina Eco Run 2017 mengusung tema Lari Lestarikan Bumi yang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kesehatan melalui berlari sekaligus turut melestarikan keanekaragaman hayati.

Pertamina Eco Run 2017 dibagi dalam dua kategori, yakni 5K dan 10K. Untuk kategori 10K Race Run terbagi menjadi tiga kategori yakni Pelajar (13-17 tahun), Umum (18-40 tahun), dan Master (>40 tahun).

Para peserta lari melewati obstacle-obstacle (rintangan) menantang pada titik-titik tertentu yang terdapat di sepanjang lintasan lari yang akan dilewati. Tidak hanya itu, setelah sampai di garis finis para pelari akan disambut berbagai hiburan menarik, mulai dari music performance, glowing dance party, dan firework.
 Pertamina Eco Run, Lari Sehat Selamatkan Owa Jawa dan Tuntong LautFoto: Muhammad Idris/detikcom

Pertamina Eco Run 2017 juga memberikan kesempatan bagi para runners untuk memenangi doorprize dengan total puluhan juta rupiah.

Pada akhir rangkaian acara, perwakilan pemenang akan ikut serta untuk menyerahkan donasi secara simbolis kepada organisasi yang bergerak dalam upaya pelestarian Owa Jawa dan Tuntong Laut di Indonesia.

Melalui event tahunan Pertamina Eco Run 2017 ini, Pertamina dan runners akan memberikan bantuan konservasi kepada Yayasan Satu Cita Lestari dan Yayasan Owa Jawa masing-masing senilai lebih dari Rp 451 juta. Angka ini merupakan persentase dari jumlah dana pendaftaran peserta yang berpartisipasi pada kegiatan ini.

"Melalui donasi peserta ini, Pertamina mendorong partisipasi masyarakat, khususnya para runners untuk peduli pada pelestarian hewan khas Indonesia yang sudah hampir punah. Dengan Bersama-sama primata dapat dijaga dan dilestarikan keberadaanya," jelas Aditama.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2015 Pertamina melalui Anak Perusahaan Pertamina EP telah menandatangani kerjasama dengan Yayasan Owa Jawa untuk melakukan konservasi primata endemik ini.

Begitu pula dengan Tuntong Laut (batagur borneoensis), melalui Pertamina EP Asset I Field Rantau, BUMN ini mendukung para pengiat lingkungan di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk melindungi keanekaragaman hayati di wilayahnya.



(ega/mfi)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed