Komite Olahraga Indonesia (KOI), dalam surat nomor 387/UMM-KOI/XII/2017, mengangkat Wakapolri sebagai CdM pada Senin (18/12/2017). Isinya, Ketua Umum KOI Erick Thohir menyampaikan kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bahwa Syafruddin resmi diangkat sebagai CdM Indonesia untuk Asian Games tahun depan.
Imam pun menjelaskan alasan penunjukkan Syafruddin menjadi CdM meski dipertanyakan banyak pihak terkait kapabilitasnya. Apalagi Syafruddin tak punya banyak pengalaman di dunia olahraga. Menurut Imam, Syafruddin memiliki kepiawaian dalam berkomunikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini butuh konsolidasi, koordinasi dan percepatan penyerapan anggaran untuk akomodasi, uang saku, kemudian alat-alat yang harus disiapkan untuk pencapaian prestasi itu. Dan figur Pak Syafruddin tak perlu diragukan lagi, apalagi punya sumber daya manusia di sana baik di Palembang dan Jakarta sehingga konsolidasinya akan lebih mudah lagi," sambung Imam.
Asian Games 2018 akan digelar di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus-2 September 2018. Ini adalah kesempatan kedua Indonesia menjadi tuan rumah setelah tahun 1962.
(yna/mrp)











































