detiksport
Follow detikSport
Minggu, 24 Des 2017 20:07 WIB

Sumohadi Marsis, Guru Wartawan Olahraga Indonesia itu Telah Tiada

Yanu Arifin - detikSport
Jurnalis senior olahraga Sumohadi Marsis meninggal dunia di usia 73 tahun pada Minggu (24/12/2017) (Foto: Istimewa) Jurnalis senior olahraga Sumohadi Marsis meninggal dunia di usia 73 tahun pada Minggu (24/12/2017) (Foto: Istimewa)
Jakarta - Olahraga Indonesia kembali berduka. Kali ini sosok yang turut mengawal olahraga tanah air, jurnalis senior Kompas Sumohadi Marsis, tutup usia.

Sumohadi menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 73 tahun di Rumah Sakit Harapan Kita, Minggu (24/12/2017) pukul 05.55 WIB. Mendiang tutup usia karena penyakit jantung dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir.

Sumohadi Marsis, Guru Wartawan Olahraga Indonesia itu BerpulangPemakaman Sumohadi Marsis (Foto: Istimewa)


Sumohadi merupakan pendiri dan Pemimpin Redaksi Tabloid Bola. Pria yang lahir di Kutoarjo, 8 Juli 1944 itu, bisa dibilang menjadi guru bagi para jurnalis senior olahraga Indonesia.

Sumohadi punya segudang pengalaman. Seperti dilansir BBC Indonesia, Sumohadi meliput Piala Dunia 1986 di Meksiko dan menjadi saksi dari gol "Tangan Tuhan Diego Maradona'.

Pengalamannya meliput berbagai peristiwa penting olahraga itu membuatnya dianggap guru bagi para jurnalis olahraga lainnya. Hal itu diungkap pengamat olahraga Budiarto Shambazy di akun Twitter-nya.

"Mas Sumohadi Marsis mengajari saya menulis sepak bola saat kami "menjaga gawang" peliputan Piala Dunia Spanyol 82 oleh Om Kadir Yusuf n Pak Valens Doy. Wawasannya sangat luas karena selain olahraga juga menulis aneka topik. Pagi hari ini Mas Sumo berpulang, innalilahi wainailahi rojiun," Budiarto menulis di akun @Shambazy.

==================

Segenap redaksi detikSport turut berduka cita atas kepergian Mas Sumohadi Marsis.


(yna/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed