"Mestinya kita harapkan awal bulan ini, tapi kan kemarin kan ada yang tidak mau MoU, karena proses pencairan itu harus MoU dulu baru kita lakukan transfer," kata Menpora di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2017).
Menurut Menpora, seharusnya MoU selesai minggu ini. Pihaknya akan kembali mengajak bicara pihak-pihak yang masih keberatan dengan proses verifikasi pembagian anggaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menpora memastikan semua pihak diajak bicara dalam proses verifikasi pembagian anggaran. Namun dia mengakui memang ada perbedaan terkait anggaran untuk cabang olahraga tim dan individual.
"Memang ada rasionalisasi yang harus mereka terima, karena memperlakukan cabang olahraga individual dan tim itu pasti berbeda. Karena apa? perbedaannya itu kadang di individual atletnya dua, tentu uang sakunya sedikit dong," jelas Imam.
"Tapi di tim uang sakunya pasti banyak kan, karena orangnya banyak. Nah hal-hal begini ini yang perlu dijelaskan, dan Alhamdulillah semuanya menerima kok, kecuali yang belum puas," imbuhnya.
Beberapa cabang olahraga menjadi cabor prioritas. Misalnya saja bulutangkis, angkat besi, dan panahan.
"Seperti 19 cabang olahraga itu mendapatkan lebih. Lebih itupun uang saku, akomodasi itu sama. Lebih itu di try out dan training camp. Seperti bulutangkis, kemudian dayung, jet ski, angkat besi, panahan, sepeda, karate, taekwondo, yang berpotensi medali," bebernya. (rna/raw)











































