detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 12 Jan 2018 00:04 WIB

Kemenpora Akan Bersikap Tegas kepada Cabor-Cabor yang Menolak Anggaran Pelatnas

Mercy Raya - detikSport
Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana (dok. Kemenpora) Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana (dok. Kemenpora)
Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta cabang-cabang olahraga untuk segera melakukan penandatanganan kesepakatan anggaran pelatnas. Jika tidak, Kemenpora akan bersikap tegas.

Menjelang bergulirnya Asian Games 2018, sejumlah cabang olahraga belum menerima anggaran pelatnas. Cabor menolak menyepakati anggaran yang telah ditetapkan pemerintah lantaran jauh dari harapan. Mereka juga menilai keputusan tim verifikasi Kemenpora yang memangkas anggaran dalam proposal tidak memuaskan.

Dari 40 cabor sejauh ini baru delapan cabor yang sudah menandatangani nota kesepahaman anggaran. Mereka adalah cabor bola tangan, angkat besi, pencak silat, paralayang, rugby, sepatu roda, bulu tangkis, dan balap sepeda.

Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana, berharap cabor lainnya bisa segera menyusul. Jika tidak, Kemenpora mengancam tidak memberikan bantuan kepada cabor yang membangkang.

"Bagi cabor yang tidak mau, akan ditinggalkan. Dan itu artinya ada ketidakseriusan induk organsiasi dalam partisipasi di Asian Games. Saya menagih keseriusan induk cabor," kata Mulyana dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Kamis (10/1/2018).

Namun sebelum diputuskan, Kemenpora akan melakukan pertemuan dengan seluruh cabor pada Jumat (12/1/2018) guna meminta penjelasan.

"Besok terakhir. Mudah-mudahan seluruh cabor besok hadir dan tanda tangan, kalau sampai ada yang tidak seperti misalnya Kabbadi, tidak ada proposal, tidak ada angaran, berarti mereka tidak menunjukkan keseriusan untuk ikut Asian Games," kata Mulyana.

"Pemerintah sudah memberikan bantuan maka ayo bersama-sama kalau besok tidak tanda tangan MOU kan berarti tidak serius, mereka tidak ingin membina dan berpartisipasi di Asian Games," tegasnya.

Sementara untuk cabor-cabor yang sudah menandatangani MoU, Kemenpora akan langsung memproses pencairan dana.

"Secepatnya kami akan berusaha karena kalau sistem keuangan sudah selesai dan sudah ada MoU dengan cabor maka akan dilarikan ke KPPN, nah di KPPN itu proses paling lama seminggu kalau tidak ada masalah bahkan bisa tiga hari mengingat ini adalah paket kilat demi Asian Games. Tapi, kalau memang tak datang juga maka kami menganggap cabor sudah ada uang dan kalau memang demikian maka tidak akan kami berikan dana bantuan kepada mereka," tegas Mulyana.

Mulyana pun menjelaskan akan ada dana tambahan yang diberikan bagi nomor-nomor prioritas medali. Sebanyak Rp 70 miliar akan ditambahkan untuk kepentingan persiapan Asian Games.

"Jadi, dana total itu RP 735,05 Miliar ditambah RP 70 Miliar menjadi RP 805 Miliar. Dari RP 70 Miliar, RP 20 Miliar diperuntukkan uji coba cabor, sementara RP 50 Miliar lainnya untuk kontingen seperti Chef de Mission dan sebagainya, dananya dari mana? diambil dari pos anggaran Olahraga Prestasi Kemenpora," katanya.


(mcy/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed