DetikSport
Selasa 16 Januari 2018, 13:35 WIB

Setelah Perahu Naga dan Kano, Menpora juga Tinjau Pelatnas Rowing

Mercy Raya - detikSport
Setelah Perahu Naga dan Kano, Menpora juga Tinjau Pelatnas Rowing Foto: Mercy Raya/detikSport
FOKUS BERITA: Menuju Asian Games 2018
Bandung - Giliran pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang rowing yang ditinjau Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, setelah sebelumnya mengunjungi latihan kano dan perahu naga.

Tinjauan Menpora ke Situ Cileunca, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1/2018), sekaligus untuk melihat kesiapan atlet rowing tujuh bulan jelang digelarnya Asian Games 2018 Jakarta Palembang.

Setelah Perahu Naga dan Kano, Menpora juga Tinjau Pelatnas RowingFoto: Mercy Raya/detikSport

Tiba di lokasi pelatnas rowing pada pukul 10.30 WIB, Menpora langsung menyaksikan 20 pedayung yang tengah berlatih daya fisik dan kecepatan menggunakan ergometer.

"Kami ingin mendukung para atlet jadi tak hanya tunggu gelar dan raihan medali saja. Karena atlet adalah aset terpenting negara karena di tangan mereka lah lagu Indonesia Raya dikumandangkan," kata Imam.

Setelah Perahu Naga dan Kano, Menpora juga Tinjau Pelatnas RowingFoto: Mercy Raya/detikSport

"Tak hanya itu atlet juga bisa menjadi figur sehingga semua anak negeri terinspirasi dengan mereka. Tentu negara akan mendukung dan memfasilitasi mulai dari pemberian honorarium, training camp, try out."

"Sekarang saya melihat mereka berlatih habis-habisan dan saya yakin kerja keras mereka akan membuahkan hasil," ujar Imam berharap.

Rowing sendiri telah menyiapkan 28 atletnya menuju Asian Games. Total ada 15 nomor yang dipertandingkan. Mereka menargetkan satu medali emas mampu diraih. Imam pun optimistis rowing dapat meraih medali emas.

Setelah Perahu Naga dan Kano, Menpora juga Tinjau Pelatnas RowingFoto: Mercy Raya/detikSport

"Tapi berapa emasnya nanti Juni depan akan diumumkan secara resmi potensi medali apa saja. Yang jelas setelah ini ada promosi degradasi try out dan pertandingan lain yang menunjukkan poin serta rekor mereka," ujar menteri asal Bangkalan ini.

"Justru yang menjadi kosentrasi saya adalah masalah peralatan bagaimana cara ada pembaruan dan permudah. Itu yang menjadi fokus saya," kata dia kemudian.



(mcy/krs)

FOKUS BERITA: Menuju Asian Games 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed