KONI Ingin Voli Pertahankan Prestasi SEA Games
Rabu, 15 Jun 2005 20:53 WIB
Jakarta - Prestasi voli putra Indonesia di SEA Games 2003 dengan merebut medali emas, diharapkan KONI bisa bertahan pada SEA Games 2005, Filipina, November mendatang.Dengan mengikuti kualifikasi Kejuaraan Dunia yang sekaligus kualifikasi Olimpiade di Chennai, India pada 24-26 Juni nanti, Voli Indonesia setidaknya bisa memanaskan diri guna mempertahankan medali emas SEAGames."Medali emas di SEA Games harus dipertahankan. Dan kini, mereka akan berjuang di tingkat Asia untuk berebut satu tiket ke Kejuaraan Dunia. Kalau sudahbisa, jenjang yang lebih tinggi menanti, yakni dunia. Memang itu berat. Tentu, bila mereka bisa, itu prestasi yang luar biasa," ujar Agum saat meninjaupersiapan tim voli putra yang dipersiapkan ke India, di Sentul, Rabu (15/6/2005).Indonesia akan tampil bersama tuan rumah India, Cina, dan Thailand pada kualifikasi Grup E. Juara grup ini akan langsung tampil di Kejuaraan Dunia di Jepang tahun depan, sedangkan runner up akan tampil di babak play off melawan runner up Grup D yang dihuni Kazakhstan, Korea, Taiwan, dan Uni Emirat Arab, serta runner up dari Grup F yang diisi oleh Iran, Australia, Qatar, dan Uzbekistan.Satu dari pemenang pertandingan ini akan menyertai tiga tim juara masing-masing grup. Play off masih diselenggarakan di tempat yang sama pada 1-3Juli. Berarti dari kualifikasi tersebut, empat tim akan berangkat ke Kejuaraan Dunia. Asia mendapat jatah lima negara. Satu wakil lagi, adalah tuan rumah Jepang.Indonesia Kalah PosturPerjuangan berat dipastikan menanti tim Merah Putih. Pasalnya, menurut Pimpinan Proyek Pelatnas voli SEA Games 2005 Graito Usodo, dilihat dari postur tubuh,Indonesia kalah jauh dibanding lawan yang akan mereka hadapi. Di samping itu, lawan yang akan dihadapi rata-rata di atas Indonesia. "Realistis saja, secara postur kita kalah. Di voli memang tinggi badan mutlak. Namun, kita harus mengerahkan kelebihan kita seperti kecepatan dan kelenturan," katanya. Oleh karenanya, Graito hanya berharap Indonesia akan menimba banyak pengalaman karena ini penampilan perdana. "Kita juga akan melihat peta kekuatan kita itu sampai dimana. Kita akan lihat perbedaan Indonesia dengan negara-negara lain itu seberapa. Selama ini kita tidak tahu, hanya tahu sebatas Asean saja," tandasnya. (/)











































