Etape I TdI: 3 Provinsi, 1 Tabrakan, dan Kecepatan Super

Tour de Indonesia 2018

Etape I TdI: 3 Provinsi, 1 Tabrakan, dan Kecepatan Super

Femi Diah - Sport
Jumat, 26 Jan 2018 03:07 WIB
Etape I TdI: 3 Provinsi, 1 Tabrakan, dan Kecepatan Super
Foto: Rengga Sancaya/detikSport
Ngawi - Tour de Indonesia (TdI) 2018 telah menyelesaikan etape pertama. Balapan hari pertama itu melewati tiga provinsi dengan kecepatan super.

Etape pertama TdI bergulir pada Kamis (25/1/2018). Etape ini melewati tiga provinsi. Start dari Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta, melintasi Klaten, Surakarta, Karanganyar, dan Sragen di Jawa Tengah, kemudian berakhir di Ngawi, Jawa Timur. Jarak tempuh etape pertama 127,4 km.

Dalam balapan pembuka TdI itu, muncul satu insiden di Klaten. Sejumlah pebalap terlibat bentrokan sehingga ada yang terluka. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiga pebalap kami terlibat kecelakaan, tapi tidak apa-apa, kondisi mereka bagus. Para pebalap itu bisa tampil besok," kata Budi Saputro, manajer Timnas Indonesia, usai balapan.

Rider asal Inggris, yang tampil bersama klub Serbia Java Partizan, Martin Ford, beruntung bisa lolos dari kecelakaan tersebut. Dia nyaris turut terlibat dalam insiden itu.

"Beruntung saya memiliki skill yang bagus sehingga bisa terhindar dari insiden itu," kata Ford kepada detikSport.

Selain itu, Ford juga menyoroti kecepatan para pebalap TdI 2018 ini. Kendati biasa tampil dalam perlombaan 2.1, pebalap 43 tahun itu menilai etape pertama TdI memiliki kecepatan yang luar biasa.

"Persaingan pada balapan tadi sangat ketat. Para peserta memiliki kecepatan super. Apalagi mereka yang ada pada rombongan terdepan. Gila!" ujar dia.

Statistik menunjukkan kecepatan pebalap pada etape pertama TdI mencapai 47,21 km per jam. Projo Waseso, runner-up, etape pertama TdI, bahkan membuat catatan waktu 60 km per jam.

(fem/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads