DetikSport
Jumat 26 Januari 2018, 21:57 WIB

Yamaha Racing Indonesia Optimistis Tatap Musim 2018

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Yamaha Racing Indonesia Optimistis Tatap Musim 2018 Yamaha Racing Indonesia yang turun di musim 2018 (dok.Yamaha Racing Indonesia)
Jakarta - Yamaha Racing Indonesia resmi diluncurkan dengan Galang Hendra sebagai ujung tombak. Galang akan turun semusim penuh di World Supersport 300cc.

Tim Yamaha Racing Indonesia resmi diperkenalkan ke publik bersamaan dengan peluncuran produk motor baru Yamaha di Four Seasons Hotel, Jumat (26/1/2018) siang WIB tadi. Selain para petinggi Yamaha Indonesia, hadir juga dua rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Keduanya naik ke atas panggung seraya memperkenalkan empat pebalap didikan Yamaha yang akan bertarung di tiga kejuaraan berbeda sepanjang tahun ini. Selain Galang Hendra, ada Wahyu Aji Trilaksana, Richard Taroreh, dan M Faerozi.

Galang tentunya yang paling dinanti mengingat dia jadi andalan Yamaha di ajang World Supersport 300cc. Apalagi Galang akan tampil penuh musim ini setelah hanya turun di dua seri musim lalu, Estoril dan Jerez.

Yamaha Racing Indonesia Optimistis Tatap Musim 2018Galang Hendra (dua dari kiri) bersama rekan-rekannya di Yamaha Racing Indonesia (Foto: Resha Pratama/detikSport)

"Target saya sih ingin mendapat poin di setiap balapan dan tentunya ingin jadi juara. Itu target saya," tutur Galang dalam wawancara dengan detikSport.

"Persiapan saya kalau dari diri saya, lebih ke fisik agar lebih prima nantinya. Melihat trek-trek yang belum pernah saya lihat, melalui internet, playstation, atau youtube," sambungnya.

"Dari sepeda motor sendiri, Yamaha sudah melakukan sejumlah test untuk persiapan balapan perdana di Aragon April nanti. Semua di Eropa, balapnya bareng Supersport 600cc."

"Dengan ikutnya saya di dua seri musim lalu, saya sudah bisa memetakan lawan. Saya sudah bisa mengukur, siapa yang harus diwaspadai dan harus diwaspadai. Jadi semuanya di tahun ini, apalagi ada pebalap baru dan motor baru. Semua ada kesempatan untuk jadi juara. Saya tak ingin anggap remeh lawan," paparnya.

Sementara itu, Wahyu Aji berharap pencapaiannya di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Underbone 150cc (UB150) tahun ini bakal lebih baik ketimbang tahun lalu saat dia jadi runner-up.

"Saya akan memperbaiki kesalahan-kesalahannya tahun lalu di musim yang baru dan mempersiapkan strategi sebaik mungkin demi jadi juara di 2018 ini," kata Wahyu.

Beda dengan Galang dan Wahyu, dua pebalap YRI lainnya, yakni Richard dan Faerozi adalah debutan di ajang ARRC. Richard serta Faerozi akan turun di kelas AP250, yang dihelat selama enam seri di Jepang, Malaysia, Thailand (dua kali), Indonesia, dan India.

"Ini baru pertama kali dan akan menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, memberikan yang terbaik untuk Yamaha, Indonesia, dan buat semuanya. Cara saya untuk menghadapi musim debut ini lebih ke soal fisik, karena secara sirkuit tidak berbeda jauh. Yang pasti saya harus beradaptasi lebih cepat dengan sirkuit karena pertama kali turun di kejuaraan ini," tutur Faerozi.

"Dengan adanya Faerozi (sesama Indonesia yang juga baru melakoni debut) maka setidaknya kami bisa saling menilai kekurangan masing-masing. Ini bisa jadi cara kami juga untuk meningkatkan performa sepanjang musim nanti," timpal Richard.



(mrp/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed