detiksport
Follow detikSport
Rabu, 31 Jan 2018 13:01 WIB

Wapres JK Targetkan Indonesia Raih 16 Emas di Asian Games 2018

Zunita Amalia Puri - detikSport
Wapres RI Jusuf Kalla menargetkan 16 medali emas untuk Indonesia di Asian Games 2018. (Zunita Amalia Putri/detikSport) Wapres RI Jusuf Kalla menargetkan 16 medali emas untuk Indonesia di Asian Games 2018. (Zunita Amalia Putri/detikSport)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menargetkan kontingen Indonesia meraih minimal 16 medali emas pada Asian Games 2018. Itu demi mengamankan posisi sepuluh besar.

Indonesia mematok target tinggi pada Asian Games di Jakarta dan Palembang mulai 18 Agustus sampai 2 September. Tampil dalam semua cabang olahraga yang dipertandingkan, skuat Merah Putih mematok target sepuluh besar.

"Jadi ini kesiapan bagaimana seluruh atlet-atlet dan memang target kita sepuluh besar, tapi tadi kita lihat kesiapan-kesiapan cabang olahraga semua bersiap untuk melebihi medali yang disiapkan dan itu merupakan suatu prestasi yang harus kita capai," ujar Jusuf Kalla di Sekretariat CDM Asian Games, di PTIK, Jl. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2018).

JK memastikan pemerintah bakal menyediakan apresiasi bagi atlet peraih medali. Baik itu, medali emas, perak, atau perunggu.

"Untuk masuk sepuluh besar itu minimal kita dapat 16 (medali emas) lah, kalau apresiasi pasti semua yang mendaptakan emas dan perak dan perunggu semuanya ada bonusnya," dia menambahkan.

Menilik hasil akhir pada Asian Games 2014 Incheon, tugas Indonesia tak ringan. Empat tahun lalu, Indonesia finis di urutan ke-17 dengan perolehan empat medali emas serta lima perak dan 11 perunggu.

Untuk mengawasi kinerja pengurus cabang olahraga ke Asian Games 2018, JK menyerahkan tugas kepada Chef de Mission (CdM) yang juga Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. Aktivitas itu dilaksanakan di Sekretariat CDM di Gedung Mutiara PTIK, Jakarta Selatan.

"Saya katakan ini tempat mengontrol atlet-atlet olahraga dari sisi indonesia. Kalau sekretariat yang di Senayan kan tidak bisa berpihak dan harus profesional netral kalau disini ialah bagaimana meningkatkan posisi Indonesia," tutur dia.

"Jadi ini saya, ditunjuk jadi Chef de Mission kita hanya fokus kepada atlet Indonesia dan bisa meraih persiapan medali sehingga Indonesia bisa meraih posisi yang diharapkan kalau perlu melebihi dari harapan karena kita tuan rumah," Syafruddin menimpali.

Syafruddin juga mengatakan dirinya akan mengadakan pertemuan intensif dengan beberapa pihak dari masing-masing cabang olahraga. Itu untuk mengecek segala persiapan menjelang Asian Games ataupun saat Asian Games berlangsung.

"Kita juga adakan pertemuan-pertemuan itu tujuannya konsultasi secara intensif kami pihak CDM dengan para cabang olahraga. Hari ini saya akan rapat khusus dengan bela diri kita mau hitung-hitungan Pimpinan cabangnya, manajemennya dan seperti apa ada kekurangannya, ini supaya kita tahu dan agar kami bisa menyalurkan kekurangan dan kesiapannya kepada Pemerintah," jelas dia.

(fem/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed