detiksport
Follow detikSport
Minggu, 04 Feb 2018 17:25 WIB

Proliga

Bandung Bank BJB Pakuan Kalahkan Jakarta PGN Popsivo Polwan 3-0

Deny Prastyo Utomo - detikSport
Shella Bernadetha (kiri) dan Yolana Betha Pangestika berkontribusi untuk kemenangan Bank BJB Pakuan (dok. proliga) Shella Bernadetha (kiri) dan Yolana Betha Pangestika berkontribusi untuk kemenangan Bank BJB Pakuan (dok. proliga)
Gresik - Bandung Bank BJB Pakuan menutup seri III putaran pertama Proliga 2018 dengan kemenangan. Mereka mengalahkan Jakarta PGN Popsivo Polwan 3-0.

Dalam pertandingan di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (4/2/2018), Bank BJB Pakuan menang telak atas PGN Popsivo. Aprilia Manganang dkk. menutup laga dengan skor 3-0 (25-21, 25-18, 26-24) atas PGN Popsivo Polwan.

Padahal, Bank BJB Pakuan sempat terlambat panas dan ketinggalan oleh Popsivo. Tapi, mereka mampu menutup laga dengan kemenangan tipis 25-21.

Memasuki set kedua, Bank BJB Pakuan menang mudah. Mereka tampil langsung menekan dan tak membuat kesalahan sedikit pun hingga menang 25-18.

Permain alot kembali tersaji pada set penentuan. Bank BJN Pakuan menang tipis dengan unggul dua poin 26-24.

Lambat panasnya permainan Bandung Bank BJB Pakuan ini diakui oleh pelatihnya Octavian.

"Kami lambat karena persiapan dan adaptasi terhadap lingkungan kita kurang," kata Octavian seusai pertandingan.

Bandung Bank BJB Pakuan Kalahkan Jakarta PGN Popsivo PolwanFoto: Deny Prastyo Utomo/detikSport

Meski begitu Octavian mensyukuri kemenangan anak asuhnya yang bisa menang atas Jakarta PGN Popsivo Polwan.

"Posisvo tim yang bagus. Alhamdulillah kita bisa mencuri kemenangan saat melawan mereka," ujarnya.

Namun Octavian memberikan evaluasi selama seri tiga putaran satu di Gresik ini, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

"kita lambat membaca lawan. Itu yang masih menjadi kendala kami, hal itu akan menjadi PR kita untuk putaran selanjutnya," Octavian menjelaskan.

Menyambut putaran berikutnya, Octavian belum akan melakukan perombakan pemain. Menurutnya tim-tim lain akan lebih bernah lagi ketimbang timnya.

"Putaran berikutnya untuk perubahan kita akan masih lihat-lihat dulu. Saat ini yang saya pikirkan tim-tim lain akan lebih bagus. Persiapan latihan tim lain lebih banyak" dia menambahkan.

Octavian menegaskan untuk putaran kedua yang memiliki jeda waktu tiga minggu, ia akan memaksimalkan untuk perbaiki kekurangan selama putaran satu.

"Semaksimal mungkin. Tiga minggu cukuplah. Banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Intinya kita lakukan pembenahan," tutupnya.

Sementara itu, kapten tim Bandung Bank BJB Pakuan, Wilda SN Sugandi mengatakan untuk putaran berikutnya bisa lebih baik lagi dibandingkan putaran satu.

"Harapannya kalau pun tidak ada pergantian pemain asing. Kita tetap memaksimalkan pemain yang ada serta memperbaiki kekurangan saat ini," kata pemain penyuka makanan pedas ini. (fem/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed