detiksport
Follow detikSport
Kamis, 08 Feb 2018 11:07 WIB

Untuk Test Event Asian Games, Panpel Siapkan Dua Bus ke GBK

Mercy Raya - detikSport
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) menyiapkan rancangan transportasi armada bus bagi penonton yang ingin menyaksikan langsung test event Asian Games.

Test event road to Asian Games 2018 untuk delapan cabang olahraga akan bergulir 8 sampai 15 Desember di kawasan GBK dan Kemayoran, Jakarta.

Khusus hari ini, Kamis (8/2/2018), cabang olahraga basket menjadi yang pertama diujicobakan. Ajang ini digelar 8 sampai 12 Februari mendatang di Hall A Basket, Senayan, pukul 16.30 WIB.

Direktur Transportasi INASGOC Ipung Purnomo mengatakan pecinta basket yang ingin melihat pertandingan bisa datang langsung ke lokasi. Tapi ia menyarankan agar tak membawa kendaraan pribadi, roda empat maupun roda dua.

Selain karena ketiadaan lahan parkir di bagian dalam kawasan GBK, timnya pun telah menyiapkan dua bus yang akan mengangkut para penumpang. Bus akan terpakir di depan FX Sudirman dan mengantarkan penumpang menuju pintu masuk Plaza Barat.

"Jadi kami mengakomodir penonton yang misalnya berhenti di FX Sudirman, atau di Pintu 5, akan kami jemput dengan shuttle bus," kata Ipung kepada detikSport.

"Demikian pula ada penonton yang dari arah Cawang. Mungkin dia akan berhenti di depan shuttle bus JCC, nanti kami angkat ke Plaza Barat. Lalu penonton dari arah Pal Merah kami arahkan langsung ke Plaza Barat," ucapnya.

Bus ini akan terus berputar dalam rute tersebut dalam periode beberapa menit saja. Maka penonton yang tidak kedapatan bus tak perlu khawatir.

"Nanti kalau penumpang ada lagi, bus akan bergerak lagi. Jadi saya imbau kepada masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan-pertandingan yang di sekitar GBK, karena di sana tidak ada alokasi parkir yang di sekitaran GBK, maka disarankan lebih baik naik kendaraan umum," imbuhnya.

"Karena memang tidak ada alokasi parkir di sana. Nanti malah repot. Jadi kami coba mengimbau dan mengubah mindset masyarakat Indonesia untuk beralih ke kendaraan umum. Karena kendaraan umum kita juga cukup banyak ada TransJakarta, ada bus reguler, gojek, atau grab, yang kira-kira bisa membawa masyarakat dari kantor atau rumah ke GBK," tuturnya.


(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed