Indonesia Tak Bisa Prediksi India

Voli Kualifikasi Kejuaraan Dunia

Indonesia Tak Bisa Prediksi India

- Sport
Kamis, 23 Jun 2005 00:05 WIB
Jakarta - Pada 24-26 Juni nanti di Chennai, India, dipastikan Indonesia bakal menghadapi lawan-lawan tangguh di Grup E. Thailand, Cina dan India merupakan pesaing Indonesia. Sayangnya, untuk melawan India, tim Merah Putih mengaku tidak memiliki prediksi peta kekuatan tim itu. Peluang menang pun termasuk tipis, kira-kira 40 persen. Demikian dijelaskan pelatih tim voli Indonesia Li Qiujiang. "Hingga kini saya tidak tahu kekuatan India. Dulu memang, mereka sering kalah lawan kita. Tetapi, saya kira mereka sudah semakin bagus. Kalau Cina saya kira jauh di atas kita, sedangkan Thailand masih seimbang. Melawan India, peluang kita 40 persen, sedangkan bila melawan Thailand 50-50," kata pelatih tim voli Indonesia Li Qiujiang di Jakarta, Rabu (22/6/2005).Ditambahkannya, India mempunyai faktor kekuatan untuk memang lebih besar, yakni keuntungan sebagai tim tuan rumah. Penonton tentu akan memberikan dukungan penuh agar timnya lolos ke Jepang, tahun depan. "Kalau untuk Thailand, kita sudah mengetahui kekuatannya karena sudah sering bertemu, sedangkan melawan India kita tidak tahu karena sudah lama tidak melakukan pertandingan," katanya.Senada dengan Li, pemain kawakan Loudry Maspaitella mengatakan, Indonesia memang pernah mengalahkan Thailand dan India. Namun, kemenangan itu bukan menjadi ukuran bahwa Indonesia bisa mengalahkan lagi.Sementara untuk kualitas tim voli Cina, di atas kertas mereka memang jauh berada di atas Indonesia. Cina bisa disejajarkan dengan tim-tim papan atas dunia. Li begitu mengetahui kekuatan tim Tirai Bambu itu, sebab dia merupakan pelatih asal Sichuan, Cina. Daerah itu banyak menghasilkan pemain nasional. Tim voli Pelatnas SEA Games XXIII/2005 sendiri direncanakan akan mengadakan uji coba selama satu bulan penuh, Oktober mendatang di Sichuan.Kemudian pada kesempatan yang sama, pimpinan Proyek Pelatnas voli SEA Games 2005 Graito Usodo pun berharap, Indonesia akan memperoleh banyak pengalaman di turnamen tersebut. Mengingat inilah penampilan perdana Indonesia."Kita juga akan melihat peta kekuatan kita itu sampai dimana. Kita akan lihat perbedaan Indonesia dengan negara-negara lain itu seberapa. Selama ini kita tidak tahu, hanya sebatas Asean saja," tandas Graito. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads