DetikSport
Jumat 16 Februari 2018, 23:12 WIB

INAPGOC Berencana Gunakan Hotel sebagai Lokasi Pertandingan Asian Para Games

Mercy Raya - detikSport
INAPGOC Berencana Gunakan Hotel sebagai Lokasi Pertandingan Asian Para Games CEO APC Tarek Souei (Foto: Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Para Games (INAPGOC) berencana menggunakan hotel-hotel di sekitar Gelora Bung Karno sebagai lokasi pertandingan pada Oktober 2018. Hal ini untuk mengantisipasi kemacetan yang ada di Jakarta.

Hasil test event Asian Games yang berlangsung pada 8 sampai 15 Februari lalu menjadi bahan evaluasi INAPGOC dalam menggelar Asian Para Games yang akan digelar pada 6 sampai 13 Oktober 2018. Mereka ingin catatan soal kemacetan Jakarta yang mengiringi peserta test event beberapa waktu kemarin tidak terjadi pada multievent atlet-atlet disabilitas.

"Dari test event kemarin kami kirim orang untuk observasi. Di sana kami banyak belajar terutama soal transportasi. Jadi perjalanan dari atlet village ke GBK itu mencapai sejam lebih padahal target 45 menit. Ini kan tidak benar, bahaya," kata Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari, di Gran Melia Hotel, Jakarta, Jumat (16/2/2018).

"Ya, kami berpikir untuk pilih lokasi venue yang bisa mendekati GBK saja dan kalau bisa venue (lokasi pertandingan) di hotel," ujarnya lagi.

Menurut Okto, panggilan karib Raja Sapta Oktohari, penggunaan hotel cukup signifikan apalagi beberapa fasilitas atlet-atlet difabel sudah tersedia. Dia mengumpamakan venue cabang goalball, yang membutuhkan ruangan hening.

"Jika pakai venue olahraga, kan rata-rata di venue kita tak pakai peredam. Sementara di hotel pasti sudah ada. Pasti di sekitar GBK juga banyak hotel yang menyediakan itu dan rata-rata mereka sudah ramah difabel. Tinggal dimaksimalkan kerjasamanya," kata Okto, yang juga Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) ini.

Okto juga menyebut jika sampai saat ini Asian Paralympic Committee (APC) cukup kooperatif atas rencana itu. Terlebih dalam waktu dekat mereka juga akan mengirim orang-orang yang cukup ahli dalam penyelenggaraan multievent Asian Para Games.

"Rekomendasi untuk punya banyak venue yang saling berdekatan tentu akan mengurangi kemungkinan terjebak kemacetan dan mengurangi waktu tempuh," kata CEO APC Tarek Souei, terpisah.

"Bagi atlet juga untuk aksesibilitas atlet bisa mengurangi mobilitas mereka. Jika mereka melakukan perjalanan terlalu jauh, mereka akan kelelahan dan tidak dapat performa dengan baik dalam pertandingan," ujarnya.

"Semakin kita mampu mengurangi waktu tempuh, itu akan semakin baik buat semua orang. Karena Jakarta adalah kota yang sibuk, tentu saja punya lebih banyak cabang olahraga di satu area akan lebih baik dibandingkan lokasi yang berjauhan," dia mengungkapkan.



(mcy/rin)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed