"Kami bertanggungjawab velodrome, equestrian, LRT (light rapid transit) dan tambahan stadion BMX, dan tadi kami diminta menyiapkan lapangan bisbol serta gelanggang olahraga untuk latihan bola voli dan basket," kata Anies saat ditemui usai rapat persiapan Asian Games 2018 di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Senin (19/2/2018).
Saat ditemui di Balai Kota, Anies menuturkan lapangan bisbolnya berada di dalam Gelanggang Olahraga (GOR) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Pemprov DKI dalam waktu dekat akan meninjau lokasi lapangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perhelatan Asian Games 2018 sendiri mulai berlangsung pada pertengahan Agustus tahun ini. Anies menilai waktu untuk menyiapkan lapangan bisbol yang diminta tidak mepet.
"Nggak ada yang mepet. Kalau ini adalah kepentingan nasional, kita kerjakan," terang Anies.
Saat ditemui di Senayan usai rapat, Anies menjelaskan pembangunan arena atau sarana lain untuk Asian Games yang menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta sudah hampir selesai. Arena berkuda misalnya, sudah mencapai 83 persen.
"Velodrome 83 persen selesai, equestrian sudah 99 persen selesak. Progress LRT sudah 60 persen, kemudian BMX per saat ini itu sudah selesai 59 persen atau 60 persen. Dari sesi target yang ditugaskan ke kita alhamdulillah on schedule, kemudian penyediaan tempat latihan berjalan lebih cepat dari target," papar Anies.
(zak/mfi)











































