DetikSport
Selasa 20 Februari 2018, 19:29 WIB

Anggaran Test Event Asian Para Games Diperkirakan Rp 75 Miliar

Mercy Raya - detikSport
Anggaran Test Event Asian Para Games Diperkirakan Rp 75 Miliar
Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) memperkirakan anggaran untuk menggelar ajang test event lima cabang olahraga sekitar Rp 75 miliar. Jumlah itu sudah dikurangi biaya penginapan di hotel.

Test event Asian Games 2018 bakal berlangsung 29 Juni-2 Juli. Ajang yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno itu akan mempertandingkan lima cabang olahraga yaitu para atletik, bulutangkis, para swimming, tenis meja, dan whellchair basketball.

Wakil Sekretaris Jenderal INAPGOC Ferry Julianto Kono mengatakan anggaran untuk test event sejatinya sebesar Rp 125 miliar. Rincian itu karena pihaknya menggunakan akomodasi hotel sebagai tempat tinggal atlet selama ajang berlangsung.

Pada prosesnya, usai melakukan rapat dengan Kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Selasa (20/2/2018), wisma atlet ternyata bisa digunakan. Hitungan pun berubah.

"Jadi tadi kami sekaligus revisi anggaran. Dari jumlah Rp 125 miliar awalnya, dengan menggunakan wisma atlet kita bisa mengurangi sekitar 40 persennya dari anggaran awal," kata Ferry Kono.

Pada test event nanti ada beberapa hal pokok yang akan mereka uji cobakan. Selain jarak tempuh, juga jalan menuju dining hall.

"Sebenarnya kami mengacu kepada test event Asian Games kemarin. Pertama jarak tempuh. Lalu kedua, di dalam atlet village ada yang namanya kebersamaan di dining hall. Nah, dari setiap tower ke dining hall itu jalannya masih conblock. Ini yang sulit untuk kursi roda," ujar Ferry.

"Kunjungan terakhir Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla, minta diubah. Jangan model itu (conblock) sehingga untuk kursi roda ketika keluar dari tower tidak terlalu mengguncang saat jalan ke dining hall. Alhamdullilah pada rapat tadi apa yang kami inginkan diakomodir dengan KemenPUPR. Cuma masih harus diskusi lagi dengan Cipta Karya karena dining hall adanya di luar gedung," katanya.

Pada ajang nanti, panpel mengatakan hanya akan menggunakan 1 tower untuk tempat tinggal para atlet.

"Pokoknya kami usahakan atlet nasional. Jadi atlet dari cabang-cabang itu yang akan turun karena problemnya adalah atlet kita belum memenuhi syarat. Mungkin karena merea mungkin jarang tanding," tuturnya.



(mcy/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed