Maros 10K 2018, demikian nama event yang digelar oleh Komunitas Maros Runners, yang ditargetkan bakal diikuti empat ribu peserta dari berbagai daerah di Tanah Air dan luar negeri.
Yang istimewa dari ajang lari yang rencananya berlangsung pada 8 April 2018 mendatang adalah pemandangan kelas dunia yang menanti para pesertanya. Ya, Kabupaten Maros punya Rammang-rammang yang merupakan salah satu pegunungan karst terbesar di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karst di Rammang-rammang, Maros, Sulawesi Selatan (Foto: Kurnia/detikTravel) |
"Kita sudah prepare sejak sebulan lalu. Ajang ini memang level nasional. Nilai jualnya itu ada di tracking-nya yang melewati persawahan dan juga gugusan karst di Maros ini," kata Ketua Panitia Chaidir Syam saat jumpa pers, Selasa (27/2/2018).
Selain suguhan pemandangan, ajang ini juga akan dipenuhi dengan atraksi bernuansa budaya Bugis Makassar, mulai dari tari-tarian hingga pameran kerajinan tangan yang khas di Maros.
Selain itu, pihak panitia juga mempersiapkan total hadiah sebesar Rp 85 juta bagi pelari yang berhasil finis lebih awal. Pelari yang hanya bisa finis saja pun tetap diapresiasi dengan medali, seperti di ajang lari lainnya.
"Selain 10K ada juga kategori 5K. Lintasannya juga berbeda. Yang 5K itu di dalam kota. Kita siapkan total hadiah Rp 85 juta bagi pelari yang finis lebih awal. Sisanya kita kasih medali," ucap Chaidir.
Aktivitas Maros Runners (Foto dok: Maros Runners) |
Pendaftaran peserta periode awal akan dibuka 1-18 Maret 2018. Di periode ini peserta dikenakan potongan biaya pendaftaran sebesar Rp 180 ribu, dari harga normal Rp 100 ribu untuk kategori 10K.
Sementara untuk kategori 5K biaya pendaftaran di periode awal adalah Rp 160 ribu, dari harga normal Rp 180 ribu. Harga ini berlaku di masing-masing kategori setelah melewati masa pendaftaran awal yang telah ditentukan panitia.
"Peserta bisa mendaftar secara online di website kami di marosrunners atau pendaftaran langsung menghubungi Bagian Humas Pemkab di Kantor Bupati Maros," ujarnya.
![]() |











































Karst di Rammang-rammang, Maros, Sulawesi Selatan (Foto: Kurnia/detikTravel)
Aktivitas Maros Runners (Foto dok: Maros Runners)