Wushu memiliki modal apik menuju Asian Games 2018, setelah meraih satu emas dari Asian Games 2014 Incheon atas nama Juwita Niza Wasni. Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) bertekad mengulang prestasi itu di negeri sendiri.
Dalam waktu kurang dari enam bulan menuju Asian Games pun hendak dimanfaatkan dengan mengirim atletnya menjalani pemusatan latihan di luar negeri pada April mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya atlet pelatnas Asian Games 2018 kini berjumlah 15 orang. Rencananya akan ada pengurangan dua atlet wushu sebelum terbentuk tim inti.
Dua atlet yang akan diseleksi dari nomor taichi dan 52 kg sanda. Kebetulan di nomor itu masing-masing terdiri dari dua atlet, salah satunya akan dipilih melalui Kejuaraan Nasional Wushu di Yogyakarta, 28-29 Maret.
"Setelah kami mendapat jumlah atlet yang pas, maka atlet-atlet itu yang nantinya akan mengikuti training camp pada April nanti. Sebab latihannya sudah fokus dan pemantapan selama satu bulan," ucap Ngatino.
Dari Hong Kong dan Iran, Lindswell Kwok dkk. kemudian bertolak ke China. Selain pemusatan latihan mereka juga akan melakukan sejumlah pertandingan-pertandingan internal, lalu kembali ke Indonesia sepekan sebelum Asian Games digelar pada 18 Agustus.
"Di China kami sekaligus memantau kekuatan di sana seperti apa. Karena mereka pasti mengirimkan kekuatan full team-nya dan tak mau kalah," ujarnya.
(mcy/krs)











































