DetikSport
Senin 05 Maret 2018, 00:46 WIB

Crosser Australia Berbagi Ilmu di Sidoarjo

Suparno - detikSport
Crosser Australia Berbagi Ilmu di Sidoarjo Pebalap Motocross asal Australia Lewis Stewart berbagi ilmu dengan para crosser di Sidoarjo. (Foto: Suparno)
Sidoarjo - Crosser asal Australia Lewis Stewart berbagi ilmu dengan para pecinta motocross di Jawa Timur dalam ajang Adventure Trail Jelajah Jalur Delta Brantas.

Lewis sudah malang melintang di dunia motocross tanah air. Dia pernah juara di IRC Indonesia Motocross International Championship 2013 dan di International Championship Motocross 2015.

Kehadirannya di Sidoarjo pun memancing antusiasme pencinta motocross Jawa Timur, dari Malang, Pasuruan, Madura, Mojokerto, Gresik, dan Surabaya. Mereka ingin belajar caranya menaklukkan kuda besi di trek tanah.

Ratusan crosser terlihat mendekati Lewis, bergantian menanyakan berbagai cara mengendalikan motor. Selain itu mereka juga bergantian untuk meminta foto bareng.

"Saya sangat senang melihat antusiasnya para crosser disini, Mereka semangatnya luar biasa," kata Lewis kepada detikSport arena motocross, di Desa Besuki Timur Kecamatan Jabon Sidoarjo, Minggu (4/3/2018).

Pebalap yang saat ini berusia 45 tahun itu menekankan bahwa untuk menjadi pebalap andal butuh kerja keras dan kegigihan dalam latihan. Selain itu pengecekan dan perawatan kondisi motor secara detail tak bisa dilupakan. Lewis juga mengomentari arena di Desa Besuki Timur.

"Semua kelengkapan motor harus prima, seperti rem, tekanan angin di roda, dan lain-lainnya, dan motornya harus dicintai," tambahnya.

"Kalau disini akan di jadikan tempat pelatihan para crosser sangat bagus. Lokasi seperti ini bisa mampu memunculkan crosser-crosser yang handal," terangnya.

Menurut salah satu panitia ajang, Ipung Hamzah Purwandoyo, tujuan utama diadakan event Adventure Trail Jelajah Jalur Delta Brantas adalah memperkenalkan sirkuit baru untuk masyarakat Sidoarjo. Selain itu untuk mencari bibit-bibit baru dari daerah ini.

"Tanah yang di jadikan lokasi crosser ini tanak milik PPLS, tanah ini sifatnya dipinjami, namun dengan perjajian tidak boleh dikomersilkan," kata Ipung kepada wartawan.
(raw/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed