detiksport
Follow detikSport
Jumat, 09 Mar 2018 17:57 WIB

F2

Tes di Prancis Usai, Sean Langsung Tatap Bahrain

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Sean Gelael di tes pramusim F2 Prancis (dok.Sean Gelael) Sean Gelael di tes pramusim F2 Prancis (dok.Sean Gelael)
Jakarta - Tes pramusim F2 pertama di Prancis sudah selesai. Pertamina Prema Racing Team pun bersiap untuk menghadapi tes kedua di Bahrain bulan depan.

Sejak awal pekan ini, dua pebalap Prema, Sean Gelael dan Nyck De Vries, menjalani sesi latihan pramusim pertama mereka jelang F2 2018 di sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, sejak Selasa (6/3) sampai Kamis (8/3) kemarin.

Tes di Prancis Usai, Sean Langsung Tatap BahrainSean Gelael di tes pramusim Prancis (dok.Sean Gelael)

Di hari pertama, Sean finis posisi keenam di sesi sore hari dan De Vries di posisi kedua. Pada sesi latihan kedua, Rabu (7/3) kemarin, permasalahj pun mulai ditemukan oleh tim khususnya Sean.


Masalah ban menghambat Sean di sesi pagi hari sehingga dia hanya finis posisi ke-11 dengan waktu 1 menit 43,345 detik sebelum finis ke-15 di sesi sore hari dengan waktu 1 menit 44,055 detik.

Bahkan di hari kedua tes pramusim, Sean lebih banyak berada di garasi untuk memperbaiki masalah mesin pada mobilnya. Sean bahkan sudah keluar ketika sesi sore menyisakan 30 menit.


Di hari terakhir kemarin, Sean menggunakan ban medium dan tidak memakai DRS sama sekali saat sesi latihan. Lagi-lagi masalah kelistrikan di mobil jadi hambatan untuk Sean dan De Vries, selain soal pemakai ban supersoft.

Pada saat simulasi balap atau race run sebanyak 20 lap, penampilan sean cukup kompetitif dengan rata-rata catatan waktu 1 menit 46 detik. Sean juga sempat mempertajam waktunya menjadi 1 menit 45 detik ketika mencapai kondisi ideal (ban semakin grip, fuel menipis, dan temperatur track sesuai dengan ban).

Akhirnya, Sean mampu menuntaskan tes sore di hari ketiga, Kamis (8/3/2018) dengan catatan waktu 1 menit 45,126 detik, lebih baik dari De Vries yang punya waktu 1 menit 45,736 detik

Tes di Prancis Usai, Sean Langsung Tatap BahrainSean Gelael di tes pramusim Prancis (dok.Sean Gelael)

Direktur Teknik F2 Didier Perrin mengatakan cukup puas melihat latihan resmi pertama di Paul Ricard. Dia menilai semua tim sepertinya sudah siap untuk bersaing. Pengembangan mobil berjalan dengan baik meski masih ada beberapa kekurangan.

"Kami akan menunggu feedback dari tim. Objektif dari tes pertama ini adalah untuk melihat potensi mobil yang kami kembangkan seperti performance dan kelancaran komunikasi antara mekanik dengan pebalap yang memberikan feedback," kata Perrin dalam rilis kepada detikSport.

Tantangan berikutnya adalah menjalani tes di Bahrain yang temperaturnya tinggi. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kondisi di sirkuit Paul Ricard yang termperaturnya rendah dan bersuhu dingin. Tim berharap pada tes kedua di Bahrain tidak mengalami kendala terutama pada performa turbo.

Tes kedua di Bahrain pada 21-23 Maret nanti sangat penting karena seri perdana F2 juga digelar di sana, 6-8 April.


"Aura positif dari tes pramusim di Paul Richard. Saatnya bersiap untuk Bahrain," tutur Sean.


(mrp/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed