DetikSport
Jumat 23 Maret 2018, 02:57 WIB

Mariska Halinda Bidik Emas Taekwondo di Asian Games

Mercy Raya - detikSport
Mariska Halinda Bidik Emas Taekwondo di Asian Games Mariska Halinda mengincar emas di Asian Games 2018 (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
FOKUS BERITA: Menuju Asian Games 2018
Jakarta - Asian Games 2018 akan menjadi Asian Games kedua bagi taekwondoin Mariska Halinda. Mariska bertekad menandainya dengan emas pertama.

Mariska sebelumnya telah tampil di Asian Games 2014. Dia dipanggil Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) karena kesuksesannya menjuarai Kejuaraan Nasional di Bandung 2014.

Namun, saat itu Mariska belum bisa menyumbangkan medali karena dinilai masih baru oleh pelatih. Tiga tahun dilatih, skill teknik Mariska semakin terasah.

Mariska membuktikan kemampuannya di SEA Games 2015 Singapura dan SEA Games 2017 Malaysia. Dia berhasil mempersembahkan medali emas di kelas 53 kg kyorugi (tarung).


Kini menuju Asian Games 2018, Mariska tak ingin membuang kesempatan. Dia membidik emas dan sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam mempertajam teknik dan fisiknya.

"Ya semakin ke sini persiapannya membaik, tapi memang perlu ditingkatkan lagi," kata Mariska di sela-sela latihannya di PP PON Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (22/3/2018).

Sebagai modal awal, Mariska sukses mengamankan medali emas pada test event Asian Games 2018 pada Januari lalu nomor kyorugi kelas -53 kg. Dia belum puas.

"Test event kemarin tidak semua negara Asian Games ikut, jadi saya pribadi menilai masih banyak kekurangan yang dikejar. Salah satunya kurang lincah," ungkap dia.

"Semoga pada sisa lima bulan ini bisa dibenahi. Apalagi peta kekuatan taekwondo sudah merata. Mungkin yang terberat Korea dan Thailand. Tapi dengan kita menjadi tuan rumah menjadi motivasi tersendiri buat saya," tambah Mariska.

"Tapi mungkin uji cobanya yang harus lebih diperbanyak. karena negara-negara lain itu sepertinya lebih banyak jam tandingnya. Makanya mereka lebih unggul," tuturnya.


Sementara itu, kepala pelatih taekwondo, Rahmi Kurnia, yang juga Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PB TI, mengatakan, khusus Mariska diberikan keistimewaan dalam pengiriman uji coba yang lebih banyak ketimbang taekwondoin lainnya.

"Kami beri porsi lebih untuk uji coba dibanding rekan-rekannya. Jadi untuk uji coba seperti Jerman Open (7-8 April), training camp di Korea (16 April sampai Mei), Kejuaraan Asia di Vietnam (21-28 Mei), dan China Open (6-8 Juni), dan Jordan Open (6-9 Juli), Mariska ikut semua," kata Rahmi.


-------

Dapatkan 10 merchandise menarik dari detikcom, dengan mengikuti survei ini.
(mcy/mfi)

FOKUS BERITA: Menuju Asian Games 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed