Hal itu diungkapkan dalam acara World Press Briefing 2018. Berlangsung 2-3 April, acara itu diikuti oleh sekitar 200 pewarta dari dalam dan luar negeri.
Adalah anggota OCA bagian media, Jeremy Walker, yang menyoroti kondisi kamar wisma atlet. Dia, yang merupakan salah satu editor Sporting Asia magazine, menilai tak ada perbaikan fasilitas sejak test event.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kamar itu menurut kami masih terlihat sempit terutama kamar dengan kapasitas dua tempat tidur. Jika itu digunakan untuk atlet basket atau voli itu terlalu kecil. Belum jika ditambah koper dan perlengkapan lainnya," kata Jeremy kepada pewarta di sela-sela tinjauan ke Wisma Atlet, Kemayoran, Selasa (3/4/2018).
"Saya kira OCA bakal kecewa soal ini, karena sejak test event ternyata tidak ada perubahan. Padahal kemarin sudah diingatkan soal ukuran kamar yang terlalu sempit tersebut. Mungkin Hal ini juga akan menjadi pembahasan di rapat koordinasi komite Mei nanti," ujarnya menjelaskan.
Jeremy menyarankan, akan lebih baik jika satu kamar berisi satu tempat tidur. Itu akan lebih memungkinkan untuk mengantisipasi lahan kamar. Toh, kedatangan atlet bisa bergantian.
Tak hanya itu, Jeremy sempat menyentil Direktur Athlete Village INASGOC Tri Ananta Andrewan di sela-sela keterangannya soal perkembangan atlet village.
Dalam keterangannya, Andrewan, mengatakan 6 tower di Kemayoran berkapasitas 10 ribu orang. Padahal penjelasan INASGOC sebelumnya perkampungan atlet bisa dihuni sekitar 15 ribu orang, dengan rincian 10 ribu di Jakarta dan 3 ribu di Palembang. "Lantas dimana yang 2 ribu lainnya?" Jeremy menanyakan.
Dalam penjelasan Andrewan, setiap masing-masing tower bisa menampung minimal 6.100 orang. Jika dikalikan enam tower bisa mencapai 12 ribu orang.
"Tetapi kami memprediksi di Jakarta hanya akan ada 10 ribu orang karena 2 ribu orang lainnya berada atau bertanding di daerah pendukung seperti Bandung, Bekasi, Cirebon. Jadi kalaupun semua 12 ribu ada di Jakarta masih cukup," jawab Andrewan.
Tak hanya soal kapasitas, Andrewan mengatakan di setiap kamar mempunyai fasilitas yang cukup untuk para atlet seperti wifi dan air conditioner (AC)
"Tapi kami juga masih mengupayakan agar wifi juga ada di koridor kamar. Selain itu, kami juga menyiapkan fasilitas gym, karaoke, massage, dan setiap tower akan ada minimarket. Namun untuk minimarket untuk sekarang memang belum siap," kata Andrewan lagi.
(mcy/cas)











































