DetikSport
Jumat 06 April 2018, 04:54 WIB

Prabowo Kritik Pemerintah soal Tuan Rumah Asian Games, Ini Respons Menpora

Sudirman Wamad - detikSport
Prabowo Kritik Pemerintah soal Tuan Rumah Asian Games, Ini Respons Menpora Menpora Imam Nahrawi menanggapi kritik Prabowo Subianto soal penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia (Foto: Rengga Sancaya/detikSport)
Cirebon - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menanggapi kritik Prabowo Subianto soal penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia. Menurut Imam, apa yang dilakukan oleh pemerintah tak akan sia-sia.

Prabowo sebelumnya menilai Indonesia terlalu memaksakan diri untuk menjadi tuan rumah Asian Games. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengkritik langkah pemerintah yang mengeluarkan dana triliunan rupiah untuk membangun infrastruktur demi kesiapan sebagai tuan rumah.

"Asian Games itu memakai uang rakyat. Berapa triliun uang rakyat yang dipakai untuk membangun infrastruktur? Padahal, tahun ini gilirannya Vietnam yang menjadi tuan rumah," ucap Prabowo di Cirebon beberapa waktu lalu.


Terkait komentar Prabowo tersebut, Imam memberikan tanggapan. Menteri asal Bangkalan itu mengaku tak sepakat.

"Nggak ada yang percuma, nggak ada yang mubazir. Tahun 1962, Bung Karno telah mencontohkan bahwa Asian Games itu membawa manfaat," ucap Imam kepada awak media usai menghadiri acara Haul Almarhum Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren di GOR Mbah Muqoyyim Buntet, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (5/4/2018) sore.

Imam menegaskan Asian Games bukan tentang perlombaan olahraga belaka, tapi menjadi tolok ukur eksistensi sebuah bangsa. "Ini (Asian Games) menjadi eksistensi sebuah bangsa juga," tambahnya.


Imam memastikan akhir April ini semua persiapan Asian Games rampung. Ia meminta agar masyarakat Indonesia mendukung perhelatan akbar di Asia tersebut, utamanya untuk memberikan semangat juang kepada para atlet Indonesia yang bertanding.

"Persiapannya sudah baik, baik infrastruktur maupun pertandingannya. Soal alat dan segala macam dipastikan akhir April ini selesai. Soal bonus atlet sedang kami godok, yang pasti bonusnya lebih besar daripada Asian Games sebelumnya," kata Imam.



(mfi/nds)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed