detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 06 Apr 2018 15:30 WIB

Saat Asian Games Bergulir, Siswa Sekolah di Jakarta Diliburkan

Mercy Raya - detikSport
Kawasan GBK Senayan, Jakarta (Rengga Sancaya/detikSport) Kawasan GBK Senayan, Jakarta (Rengga Sancaya/detikSport)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, memutuskan untuk meliburkan sekolah-sekolah di kawasan DKI Jakarta saat Asian Games 2018. Tak tanggung-tanggung, para pelajar akan mendapat libur selama sembilan hari.

Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi dengan panitia Asian Games 2018 di Balai Kota, Jakarta, pada Jumat (6/4/2018). Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) Erick Thohir, serta beberapa anggota lainnya.

Usai rapat, mantan ketua PB PRSI itu mengatakan ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan hari ini. Terutama masalah lalu lintas. Untuk diketahui, transportasi dan lalu lintas menjadi isu yang diangkat dalam beberapa terkahir belakangan.

Kondisi ini berkaca pada test event Asian Games, Februari lalu, yang mana banyak keluhan dari peserta terkait kemacetan.

"Jadi koordinasi ini dilakukan karena ada beberapa hal yang krusial dan mendesak untuk kami selesaikan jelang 133 hari menuju game time. Baik itu dampak Asian Games terhadap Usaha Kecil Menengah (UKM), penyiapan venue, sampai juga isu yang kerap diangkat beberapa kali yaitu masalah lalu lintas," kata Sandi.

"Alhamdullilah tadi rapat berlangsung lancar dan kami menyatakan DKI siap untuk mengantisipasi dan persiapan untuk lancarkan Asian Games," tuturnya.

Uno mengatakan, salah satu bentuk kesiapan DKI Jakarta salah satunya meliburkan sekolah-sekolah di sekitar Jakarta selama sembilan hari penuh.

"Kami ambil keputusan untuk meliburkan sekolah secara menyeluruh di wilayah DKI. Bukan hanya sekitar venue atau perkampungan atlet tapi di 9 hari ini diliburkan dan diberi tugas agar mereka membantu kelancaran Asian Games baik daripada menghadiri atau menyaksikan langsung," ujarnya kemudian.

Agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar, Uno berencana untuk menggeser waktu kegiatan belajar mengajar pada Desember mendatang.

Sementara untuk pegawai kantor, Uno masih menggodoknya dengan Kementerian Perhubungan khususnya mengenai pengaturan lalu lintas dan Ditlantas untuk berbicara lebih kongkret bagaimana bisa mengatur jam masuknya untuk perkantoran, terutama kantor yang berada di sekitar venue.

"Kebetulan kamis udah punya jadwla dari INASGOC. Jadi kami kami tinggal mencocokan jamnya daripada game time dan jadwal masuknya seperti apa," ujarnya.

Ketua INASGOC, Erick mengapresiasi kerja cepat DKI untuk menyukseskan Asian Games.

"Alhamdullilah banyak rapat koordinasi dan Bapak Wagub sudah membuat statment Jakarta siap dan kami sebagai panpel Asian Games sangat senang sekali bahwa kesiapan Jakarta untuk Asian Games sangat cepat dan kongkret," ucap Erick.

"Dan saya rasa permasalahan tadi tinggal di cek kembali agar sesuai rencana dan game plan yang disiapkan," dia menambahkan.


(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed