DetikSport
Sabtu 21 April 2018, 16:19 WIB

Tannya Roumimper, Salah Satu Sosok Kartini di Dunia Boling

Mercy Raya - detikSport
Tannya Roumimper, Salah Satu Sosok Kartini di Dunia Boling Foto: dok: Istimewa/Tannya Roumimper
Jakarta - Atlet putri Tannya Roumimper merupakan salah satu sosok Kartini era masa kini di dunia boling. Ia rupanya juga terinspirasi dari sosok Kartini lainnya: sang ibunda.

Bicara soal prestasi, Tannya merupakan salah satu atlet putri Indonesia yang mampu unjuk gigi di pelbagai ajang. Pada SEA Games 2017, misalnya, ketika menyumbang medali emas.

Dia juga pernah menembus dominasi para peboling pro Amerika Serikat. Pada Kejuraan Dunia Boling di La Vegas, Amerika Serikat, Desember 2017, Tannya bersama Sharon Limansantoso dan Putty Armein menyumbang medali perunggu di nomor team trio putri.

Tannya Roumimper, Salah Satu Sosok Kartini di Dunia BolingPutty Armein, Tannya Roumimper, Sharon Limansantoso saat meraih perunggu dari Kejuaraan Dunia boling di Las Vegas (Foto: dok. PBI)

"Aku bisa sampai saat ini sebenarnya karena mama," kata Tannya kepada detikSport, Sabtu (21/4/2018).

"Mama saya anggap sebagai sosok Kartini yang menginspirasi, sebab tanpa perjuangan dan kasih sayang dia tentu saya tidak akan pernah menjadi seperti sekarang ini," ucapnya.


Untuk menorehkan pencapaian seperti sekarang ini, Tannya harus jatuh bangun. Tapi kesuksesan itu pula yang pada prosesnya terus memotivasi dirinya untuk bisa lebih baik lagi, secara khusus karena membawa nama negara semisal di Asian Games 2018 mendatang.

"Yang memotivasi saya sampai sekarang adalah ada rasa kebanggaan ketika berhasil dan sukses mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan itu tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Bahkan tidak ada materi di dunia yang bisa membeli perasaan itu," ujarnya.

Tannya Roumimper, Salah Satu Sosok Kartini di Dunia BolingFoto: Mercy Raya/detikSport

"Maka itu, walaupun banyak halangan dan rintangan dan para laki-laki lebih besar, lebih cepat, tapi kita sebagai wanita ada kelebihan sendiri dari mereka. Termasuk saat di arena olahraga ataupun di bidang-bidang lain, saya yakin dan percaya tidak ada perbedaan di antara perempuan dan pria. Dimana ada 'will power' pasti ada jalan."

"Saya sebagai manusia tidak akan pernah merasa puas atas apa yang dimiliki. Saya pribadi masih banyak tujuan yang belum tercapai dan ingin dicapai. Jadi yang saya bisa adalah memberikan yang terbaik dan selalu mendorong diri saya untuk tidak pernah menyerah," ucapnya.

Tepat di hari Kartini pada tanggal 21 April ini, Tannya pun berbagi pesan untuk para perempuan lain. "Jangan pernah menyerah pada apa yang kamu inginkan! Selama Anda memiliki kekuatan maka semua berkehendak. Dan jangan pernah mendengarkan apa yang dikatakan orang lain. Ketika mereka mengatakan tidak, itu berarti mereka tidak ingin Anda sukses, karena tidak ada yang mustahil."



(mcy/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed