DetikSport
Selasa 24 April 2018, 11:45 WIB

Naima Syeeda Berendam di Kolam 8 Jam Sehari Demi Asian Games

Femi Diah - detikSport
Naima Syeeda Berendam di Kolam 8 Jam Sehari Demi Asian Games Foto: Rengga Sancaya/detikSport
FOKUS BERITA: One on One: Naima Syeeda
Jakarta - Naima Syeeda Sharita Zainal menghabiskan waktu di kolam renang selayaknya pekerja profesional. Demi gengsi Timnas renang indah Asian Games 2018.

Perawakannya mungil, namun bahunya cukup bidang. Kacamatanya cukup tebal, menandakan koreksi minus cukup bessar. Tapi, Naima, perempuan dengan perawakan mungil dan bahu yang bidang itu, bisa menari selaras dengan rekan duetnya di tengah kolam renang.

"(Pandangannya) buram memang, tapi saya menyimak musiknya dan berupaya keras untuk bisa selaras," kata Naima dalam wawancara One on One dengan detikSport.

Faktanya, Naima menjadi atlet renang indah terbaik saat ini. Dia menjadi andalan Indonesia di ajang internasional.

Naima Syeeda bersama tim nasional renang indah IndonesiaNaima Syeeda bersama tim nasional renang indah Indonesia (Rengga Sancaya/detikSport)

Naima, atlet renang indah dengan tinggi 156 cm dan berat badan 45 kg itu, adalah pemilik medali perunggu team free SEA Games 2017. Dia juga yang terbaik di lima nomor berbeda di Festival Aquatic Indonesia Open 2017.

Siswi kelas 3 SMA Negeri 3 Setiabudi Jakarta itu pun kembali menjadi andalan di ajang yang lebih besar. Bersama-sama atlet renang indah lainnya, Naima memanggul tanggung jawab besar: tampil di Asian Games 2018.

Bukan apa-apa, Indonesia menjadi tuan rumah di ajang tersebut. Di tataran Asia, renang indah Indonesia masih sulit bersaing.

"Sejak masuk pelatnas, kami latihan habis-habisan. Pokoknya sejak di latihan ini kami pegang prinsip do the best saja, meskipun kami menyadari di Asian Games ini berat," kata Naima.

"Status sebagai tuan rumah itu nggak boleh kami sia-siakan. Kapan lagi kami akan tampil sebagai tuan rumah Asian Games," dia menambahkan.

[Gambas:Video 20detik]

"Kami harus lebih baik dari SEA Games kemarin. Skor yang kami kejar," gadis 17 tahun itu menambahkan.

Untuk mencapainya, Naima dan skuat renang indah nasional harus melahap latihan rutin. Mereka berlatih Senin hingga Sabtu, berendam di kolam di kompleks Geora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pagi dan sore, masing-masing empat jam.

Ya, setiap hari, Naima dan pasukan Merah Putih renang indah melahap latihan selayaknya seorang karyawan: delapan jam. Itu belum ditambah latihan fisik dan fleksibilitas.

Mengingat tuntutan penampilan prima, mereka juga tak bisa sembarangan menunjuk makanan yang disukai untuk dikonsumsi. Bahkan, mereka masih harus berhati-hati untuk menghabiskan waktu Sabtu dan Minggu. Jika tidak, bisa remuk badan mereka kala berlatih Senin pagi.

Naima Syeeda bersama atlet renang indah nasional ke Asian Games 2018.Naima Syeeda bersama atlet renang indah nasional ke Asian Games 2018. (Rengga Sancaya/detikSport)

Hadir di sekolah pun bukan lagi prioritas Naima. Mau tak mau dia harus belajar sendiri di sela-sela latihan. Apalagi, seperti siswa kelas 3 SMA lainnya, bungsu dua bersaudara itu harus menjelani Ujian Nasional beberapa waktu lalu.

Beruntung bagi Naima, teman-teman sekolahnya tak keberatan untuk meminjami catatan pelajaran apapun. Jika Naima sulit memahami, dia pun dengan mudah mengontak teman-temannya untuk diajari.

"Kalau ingat setiap pagi dan sore harus berada di kolam renang kemudian belajar di tempat TC rasanya berat ya. Tapi, saya selalu ingat kalau ini untuk Indonesia. Saya pun bisa enjoy," tutur Naima.



(fem/din)

FOKUS BERITA: One on One: Naima Syeeda
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed