GG Jambore Nasional Wisata IMI 2005
Panitia Tak Khawatir BBM Langka
Senin, 11 Jul 2005 17:21 WIB
Jakarta - Panitia Pelaksana Gudang Garam Jambore Nasional Wisata Otomotif IMI Yogya-Bali, Jeffrey JP, yakin acara tersebut akan berjalan sesuai rencana meski dibayangi kelangkaan BBM.Jeffrey mengungkapkan bahwa jambore otomotif yang berlangsung 14-17 Juli sudah memasuki tahap finishing, tinggal memastikan kesiapannya dengan pihak-pihak terkait."Tinggal finishing saja. Besok kami rapat dengan Pengda IMI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali," ungkap Jeffrey JP saat dihubungi Detiksport, Senin (11/7/2005). Mengenai kekhawatiran kelangkaan BBM, Jeffrey mengatakan mereka sudah dapat mengantisipasinya dengan memastikan tersedianya BBM di jalur-jalur yang akan dilewati para peserta Jambore. "Kita sudah mengantisipasi masalah BBM ini dan tidak ada masalah. Kami juga merasa pemerintah tidak akan membuat masalah ini berlarut-larut," kata direktur Bloedus Management Indonesia (BMI) itu. Selain untuk menyalurkan hobi para pecinta otomotif nasional, acara jambore otomotif ini juga sekaligus bertujuan memperkenalkan potensi tempat-tempat pariwisata di Indonesia. Dengan mengangkat tema "Kenali Negerimu Cintai Negerimu" diharapkan event ini dapat meningkatkan minat para wisatawan domestik khususnya ke Yogyakarta, Jawa tengah, Jawa Timur dan Bali.Para peserta rencananya dilepas Menteri Perhubungan Hatta Radjasa dari pelataran Candi Prambanan pada hari Kamis (14/7/2005) sebelum menjalani empat etape. Etape I dari Candi Prambanan menuju Tulungagung Jawa Timur. Etape II dari Tulungagung ke Waduk Selorejo di Kabupaten Malang dan berakhir di Bromo, Malang.Etape III dari Bromo menyeberang ke Pulau Bali dan finis di Kuta Square. Etape terakhir dari Kuta Square dan berakhir di Pecatu Graha. Di situ peserta juga akan melakukan eksebisi Speed Off Road dan Sprint Rally. Jeffrey mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terdaftar 88 mobil yang mengikuti reli dan jambore, serta 84 motor. Namun pendaftaraan masih dibuka di Pengda IMI masing-masing daerah hingga Rabu (13/7/2005) nanti. (key/)











































