detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 22 Mei 2018 18:13 WIB

Simulasi Kepolisian Antar-Jemput Atlet ke Venue Asian Games 2018

Sudirman Wamad - detikSport
Polresta Cirebon melakukan simulasi jalur antar-jemput para atlet dan ofisial Asian Games 2018 (Foto: Sudirman Wamad) Polresta Cirebon melakukan simulasi jalur antar-jemput para atlet dan ofisial Asian Games 2018 (Foto: Sudirman Wamad)
Cirebon - Polresta Cirebon melakukan simulasi jalur antar-jemput para atlet dan ofisial cabor kano slalom Asian Games 2018, dari penginapan menuju lokasi venue.

Venue cabor kano slalom Asian Games bakal dihelat di Bendung Rentang, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Sedangkan, penginapan para atlet dan ofisial cabor tersebut berada di Kota Cirebon.

Kapolresta Cirebon AKBP Roland Renaldy, melalui Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Rezkhy Satya, mengatakan ada batas waktu yang harus ditempuh polisi saat mengantar atlet karena bisa menganggu kebugaran mereka.

"Standar internasional pakainya. Maksimum waktu untuk mengantar atlet ini hanya 45 menit. Tadi kita simulasi waktunya temnus 40 menit, lima menit lebih cepat dari batas maksimum," kata Rezkhy usai simulasi jalur antar jemput atlet Asian Games 2018 di Mapolresta Cirebon, Selasa (22/5/2018).

Ia menyebutkan ada dua hotel yang dijadikan sebagai tempat penginapan para atltet dan ofisial, masing-masing di Jalan Cipto Mangunkusumo dan Jalan Bypass Brigjen Darsono.

Simulasi Kepolisian Antar-Jemput Atlet ke Venue Asian Games 2018Foto: Sudirman Wamad

Dari masing-masing penginapan, lanjut Rezkhy, atlet dan ofisial akan diantar menuju jalan tol, tepatnya gerbang Tol Polumbon menuju ke arah Jatitujuh.

"Tadi simulasi kan kita gunakan bus, tapi kosong. Mungkin estimasi waktu akan beda lagi kalau ada penumpangnya. Terus, yang menjadi kendala itu padatnya wilayah Kota Cirebon," ucapnya.

Rezkhy menegaskan pihaknya akan semaksimal mungkin mengantar atlet dan ofisial tidak lebih dari 45 menit menuju venue. "Jangan sampai kita disalahkan gara-gara fisik atlet melemah. Jangan sampai Indonesia menjadi buruk di mata Asia. Kita siap."


(krs/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed