Diniatkan Jadi Event Tahunan

GG Jambore Nasional Wisata IMI 2005

Diniatkan Jadi Event Tahunan

- Sport
Minggu, 17 Jul 2005 21:00 WIB
Uluwatu - Meskipun banyak kekurangan, namun penyelenggaraan Gudang Garam Nusantara Jambore Nasional Wisata IMI 2005 dinilai pihak pelaksana berjalan sesuai harapan. Demikian dikatakan ketua panitia Erwin Aksa setelah event yang dimulai dari Yogyakarta pada 14 Juli itu berakhir di Bali hari ini, Minggu (17/7/2005)."Sejauh ini semua berjalan normal. Penonton ramai, begitu juga peserta yang bergabung terakhir di Gilimanuk membuat event ini lebih ramai," ungkap Erwin sebelum menutup Jambore Wisata ini di Pecatu Indah Resort, Uluwatu, Bali.Namun Erwin tetap mengakui masih banyak kekurangan dalam penyelenggaran event ini, khususnya jumlah peserta. "Kami memang mengalami beberapa kendala dan itu akan menjadi pertimbangan kami di masa mendatang," ujarnya. Erwin juga menambahkan, salah satu kendala minimnya peserta adalah karena ada beberapa mobil peserta Sprint Rally yang belum sampai setelah mengikuti Kejurnas Reli 2005 di Medan awal Juli lalu. Meski demikian, Erwin yang juga Direktur Pariwisata dan SIM Internasional Ikatan Motor Indonesia berharap pengda-pengda lebih aktif dalam mensosialisasikan event seperti ini karena rencananya jambore akan digelar setiap tahun. Hal tersebut mendapat dukungan dari Ketua PP IMI Juliari Batubara. Ia akan mengagendakan event ini dalam Rakernas sehingga dapat masuk dalam kalendar nasional tiap tahun, khususnya menyambut ulang tahun ke-100 IMI tahun depan. "Nanti kita akan promosi lebih awal ke pengda-pengda lima atau enam bulan lebih awal sebelum event digelar. Kalau perlu mewajibkan mereka mengirim perwakilannya," ujar Juliari. "Sebagai yang pertama, secara keseluruhan event ini cukup baik. Kalau peserta terlalu banyak juga akan repot mengatur lalu lintasnya," tandas pria yang lebih akrab disapa Ari ini. Sementara Ketua Umum KONI Agum Gumelar yang datang menutup Jambore Nasional Wisata IMI menyambut positif ide digelarnya event semacam ini secara rutin. "Kita bisa lihat acara seperti ini bisa menunjang segala aspek dan ini bukan gawean kecil. Saya berharap event seperti ini bisa dikembangkan ke tingkat internasional, paling tidak untuk Asia Tenggara dulu," katanya. "Selain unsur wisata, tentu saja sisi olahraga juga ada, seperti Sprint Rally dan Speed Offroad di Pecatu ini. Diharapkan dari event seperti ini bisa lahir pereli-pereli besar," imbuh mantan menteri perhubungan RI ini. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads