Agus merupakan satu dari 16 atlet yang akan diturunkan di Asian Games 2018. Selama ini dia melakoni latihan di perkebunan teh Pengalengan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Selama hampir 10 bulan dia menjalani latihan, Agus kini masuk persiapan khusus. Dia juga persiapan untuk melakoni uji coba di Gold Coast Marathon pada 30 Juni sampai 1 Juli. Di ajang itu, Agus akan turun di nomor half marathon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target saya di sana (Gold Coast) melampui personal best saya. Catatan waktu terbaik saya 1 jam 7 menit. Mudah-mudahan bisa lebih baik dari itu," kata Agus ketika ditemui di Jakarta, Selasa (26/6/2018).
Menurut atlet kelahiran 23 Agsutus 1985 ini, uji coba kali ini menjadi yang terakhir sebelum dirinya turun di Asian Games Agustus mendatang. Padahal dirinya masih perlu banyak jam tanding dan sparring untuk mengukur hasil latihannya selama ini.
"Sejauh ini saya masih menjalankan program latihan di Pengalengan. Sementara atlet atau cabor lain sudah menjalani event dan training camp di luar negeri. Jadi bukan hanya kurang training camp di luar negeri tapi juga sparring partner tidak ada."
Hal ini pula yang membuat Agus tak ingin muluk-muluk di Asian Games. Apalagi memetakan kekuatan lawan, sebab level Asia dikatakan dia sangat berat. Sebagai gambaran, di Asian Games 2014, Agus tidak hanya bersaing dengan Bahrain, tapi juga Jepang yang memiliki rata-rata catatan waktu 2 jam 12 menit. Sementara best time Agus, 2 jam 21 menit di Gold Coast, Juli 2016.
"Kalau saya secara pribadi tidak akan memetakan karena secara pribadi hanya akan merusak fokus latihan. Yang penting do the best saja soalnya ini Asian Games bukan SEA Games," imbuh Agus. (mcy/rin)











































