detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 11 Jul 2018 17:43 WIB

Petarung Tangguh eSport Ditunggu di IEC 2018

Amalia Dwi Septi - detikSport
Foto: Amalia Dwi Septi/detikSport Foto: Amalia Dwi Septi/detikSport
Jakarta - Kabar bahagia untuk para gamers di Indonesia. Sebuah kejuaraan olahraga eSport akan digelar untuk memperebutkan hadiah sebesar Rp 1 miliar.

Event tersebut bertajuk Kratingdaeng Indonesia eSport Championship (IEC) 2018. Kratingdaeng sebagai insiator termotivasi menggelar kejuaraan tersebut melihat pertumbuhan olahraga eSport yang semakin berkembang di Indonesia.

Di ajang IEC 2018, gamers yang mengikuti kompetisi eSport yang dibagi menjadi dua babak. Ykani, babak pertama qualifier (online dan offline) khusus untuk permainan Mobile Legends dan PUBG dan babak kedua yaitu grand final yang akan dilakukan pada 8-9 September di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.



Nantinya jenis permainan yang akan dimainkan akan dibagi lagi berdasarkan games platform, yaitu konsol, PC, dan mobile. Dua permainan utama yang dipertandingkan adalah Mobile Legends dan PUBG.

Tak hanya itu, di ajang IEC 2018 akan menghadirkan pertandingan eksibisi untuk permainan Fortnite yang saat ini sangat popular di dunia. Selain itu juga, bridging menuju internasional competition, tahun ini akan ada internasional exhibition match antara team gamer vs gamer luar negeri.

Sonny Listhon, General Manager Redstone selaku EO IEC 2018 mengatakan bahwa kejuaraan ini menargetkan sekitar 20 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi para gamer untuk bisa berkembang menjadi atlet nasional, mengingat eSport adalah cabor ekshibisi di Asian Games 2018 dan akan dipertandingkan di Olimpiade.

"Seperti semua ketahui bahwa eSport menjadi olahraga yang sangat ini berkembang pesat. Kami ingin mengajak para gamers untuk bisa menunjukkan kemampuannya dan menjadi kesempatan mereka menjadi atlet-atlet nasional," ungkapnya.

Para peserta pun sudah bisa mulai mendaftarkan diri secara online di http://iec.kratingdaeng.co.id. Untuk kualifikasi PUBG akan dimulai pada minggu ke tiga bulan Juli dan diperkirakan ada lebih 3 ribu peserta.

Sementara kualifikasi Mobile Legends akan dimulai pada Agustus dan diprediksi bakal diramaikan 1.200 tim Mobile Legends dari empat provinsi di Indonesia: Sumatera, Jawa Nusabali, Sulawesi, Papua dan Kalimantan. Sedangkan grand final, sekitar 128 tim Mobile Legends akan bertanding di BSD dan ada 20 tim PUBG yang dipertandingkan secara bersamaan.

Selain dua games tersebut, akan ada games kecil lainnya di IEC yang melibatkan beberapa komunitas seperti cosplay, tamiya, hotwheels, dan hadom

Kratingdaeng sebagai sponsor utama menegaskan komitmennya untuk mendukung acara tersebut. Menurut Davin Thomas Lai, Marketing Director PT Asiasejahtera Perdana Pharmaceutical pihaknya berharap bisa membantu anak-anak muda untuk mengembangkan potensi diri.

"Kami berharap bisa berpartisipasi aktif. Ini adalah kesempatan terbaik bagi gamer nasional untuk menjadi salah satu atlet eSport profesional karena pemenang pada ajang ini berpotensi menjadi tom eSport Kratingdaeng. Kami akan menyediakan coachibg, dukungan fasilitas dan finansial yang memadai bagi para atlet untuk menjadi gamer profesional yang bisa bersaing di level internasional," kata Davin.


(ads/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed