detiksport
Follow detikSport
Kamis, 12 Jul 2018 11:35 WIB

Lalu Muhammad Zohri, Sprinter Juara Dunia U-20 dari Keluarga Yatim Piatu

Femi Diah - detikSport
Lalu Muhammad Zohri saat merayakan keberhasilan meraih medali emas kejuaraan dunia IAAF U-20 di Finlandia (Stephen Pond/Getty Images for IAAF) Lalu Muhammad Zohri saat merayakan keberhasilan meraih medali emas kejuaraan dunia IAAF U-20 di Finlandia (Stephen Pond/Getty Images for IAAF)
Jakarta - Lalu Muhammad Zohri mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas dari Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia. Dia yatim piatu.

Lalu Muhammad Zohri berhasil mengantongi medali emas dalam final lari 100 meter putra di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7/2018). Lalu, atlet 18 tahun dari Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, mencatatkan waktu 10,18 detik untuk mencapai garis finis.

Di babak final tersebut, Lalu Muhammad Zohri mengalahkan dua pelari Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, yang sama-sama mencatat waktu 10,22 detik.



Lalu merupakan atlet pelatnas atletik. Sejak Januari 2018 dia dipoles di Jakarta di bawah naungan PB PASI.

Menurut pelatih pelatnas atletik yang menangani lari jarak pendek putra, Eni Nuraeni, Lalu Muhammad Zohri memiliki keunggulan pada ototnya. Dia didukung bakat alam.

"Lalu juga sudah yatim piatu. Sebelum bergabung dengan pelatnas, dia tinggal bersama kakaknya. Dia juga dekat dengan guru-guru di PPLP," ujar Eni yang dihubungi detikSport.

Teman satu kamar Lalu Muhammad Zohri di pelatnas atletik, Fadlin, yang juga dari NTB, menambahkan kalau keluarga Lalu bukan keluarga mampu.

"Saya tahu keluarga Zohri. Dia tinggal bersama kakaknya dan belakangan tinggald i asrama PPLP sebelum di pelatnas. Keluarganya, keluarga kurang mampu," ujar Fadlin.






(fem/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed