Agus/Koko Ingin Revans

LA Menthol Beach Volley Indonesia Open 2005

Agus/Koko Ingin Revans

- Sport
Rabu, 27 Jul 2005 22:26 WIB
Jakarta - Dua kekalahan di dua seri sebelumnya dari Andy Ardiansyah/Supriyadi membuat pasangan pevoli pantai Indonesia Agus Salim/Koko Prasetyo berambisi membalasnya di seri ketiga.Agus/Koko memang selalu kalah dari Andi/Supriyadi di dua seri perdana turnamen voli pantai LA Menthol Beach Volley Indonesia Open 2005 beberapa waktu lalu. Namun untuk pertemuan berikutnya pasangan yang dipersiapkan untuk ambil bagian di SEAG 2005 Manila nanti itu berniat membalasnya.Seri ketiga di Surabaya yang bakal digelar 28-31 Juli itu menjadi wadah bagi Agus/Koko untuk membalasnya. Bahkan Koko yakin bisa tampil mengejutkan karena kondisinya dan pasangannya, Agus, jauh lebih baik dibanding sebelumnya."Kami biasa ber-sparring partner melawan mereka. Hasilnya menang dan kalah. Peluang di Surabaya saya kira sama besar. Kami telah menyiapkan fisik. Saya akui, fisik mereka lebih bagus. Namun, kondisi kami lebih bagus dari yang lalu. Kami lebih siap dari dua seri sebelumnya," kata Koko yang dihubungi melalui telepon, Selasa (26/7/2005).Koko menambahkan bahwa kekalahan di dua pertemuan sebelumnya terjadi karena performa mereka kurang bagus. Selain itu kondisi kaki Agus juga tidak dalam kondisi yang fit. "Dia kena lututnya," tambah pemain asal DIY ini.Sementara itu, mengenai siapa lawan yang bakal dihadapinya di Surabaya nanti, Koko mengaku belum memperoleh informasi. Dia memperkirakan lawan berat bakal datang dari kompatriotnya Andy/Supriyadi dan tim dari Australia, Thailand dan Selandia Baru. "Namun, saya kira kita akan bertemu di final lagi (dengan Andy/Supriyadi). Tapi, tim-tim luar negeri pasti ngotot juga karena mereka ingin menang, apalagi seperti Thailand, yang akan menjadi lawan kami di SEA Games nanti," jelasnya.Dia mengakui, pasangan asal Jawa Timur itu selalu bagus bila bermain di dalam negeri sedangkan Agus/Koko justru bagus bila bermain di luar negeri. Dan itu memang telah mereka buktikan di beberapa turnamen, seperti di Iran dan Thailand. Di Asian Games 2002, mereka merebut medali perak dan pada SEA Games lalu mereka mendapatkan medali emas.Koko menilai permainan tim Indonesia II sebenarnya monoton namun semangat mereka luar biasa. Itu yang tidak dia miliki. "Mereka seumuran dengan saya, bandingkan dengan Agus, yang jauh lebih senior. Semangat mereka membara untuk mengalahkan seniornya," katanya. (ian/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads