DetikSport
Minggu 15 Juli 2018, 19:07 WIB

Timnas Paralayang Belum Putuskan Skuat Inti ke Asian Games 2018

Muhammad Aminudin - detikSport
Timnas Paralayang Belum Putuskan Skuat Inti ke Asian Games 2018 Foto: Muhammad Aminudin/detikSport
Kota Batu - Tim nasional memanfaatkan Paragliding Accuracy World Cup atau kejuaraan Dunia Paralayang Ketepatan Mendarat 2018 untuk seleksi atlet. Dicari delapan atlet terbaik.

Kejuaraan Dunia Paralayang di Gunung banyak, Kota Batu itu usai Minggu (15/7/2018) dengan tak satupun atlet Indonesia meraih medali emas. Dalam ajang itu, Thailand berhasil meraih tiga medali emas.

Kendati menjadi ajang seleksi terakhir, pelatih belum dapat menentukan skuat inti. Barisan pelatih masih butuh waktu untuk mencari delapan atlet (lima putra dan tiga putri) terbaik ke Asian Games 2018.

"Kami masih belum tentukan (skuat inti pelatnas). Dari Kejuaraan Dunia yang juga Asian Cup 2018 seri 3 (Kota Batu) inilah tim inti akan ditentukan. Jumlahnya delapan orang," kata kepala pelatih Timnas Paralayang Indonesia, Gendon Subandono, pada detikSport di Kota Batu, Minggu (15/7/2018).



Dalam kejuaraan itu, Indonesia menurunkan 18 atlet terdiri dari 10 atlet pria dan delapan atlet wanita ini, hampir separuhnya merupakan atlet asal Kota Batu.

"Dari timnas yang ikut PGAWC sekaligus Asian Cup, kita pilih kembali untuk masuk tim inti. Semoga akan cepat bisa terbentuk dan target kami di Asian Games bisa terkabul," tutur Gendon ditemui usai rapat evaluasi bersama jajaran pelatih dan manager itu.

Gendon menyebut paralayang menargetkan perolehan emas di Asian Games mendatang. Dirinya memproyeksikan, atlet putri akan mampu mewujudkan target itu.

"Kami target emas, untuk putri yang memiliki peluang cukup besar. Pria akan ada persaingan ketat dengan negara lain," dia menambahkan.

Gendon membeberkan, hasil akhir PGAWC 2018 digelar di Kota Batu, tak menjadi target utama timnas. Melainkan yang terpenting kesiapan tim dalam menghadapi ajang olahraga tingkat Asia nanti.

"PGAWC bukan target kami sebenarnya, Asian Cup kita juga kantongi poin banyak. Kejuaraan ini, hanya sebagai kesiapan akhir timnas," dia menambahkan.

"Seperti Thailand sengaja menurunkan tim intinya, kita tidak. Jadi mereka belum tahu, siapa timnas kita yang nanti turun di Asian Games. Ini merupakan strategi, kita baur antara atlet timnas dan atlet bukan timnas selama PGAWC dan Asian Cup ini (Kota Batu)," Gendon menjelaskan.



(fem/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed